Kompas.com - 08/05/2021, 12:01 WIB

YERUSALEM, KOMPAS.com – Bentrokan pecah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, antara warga Palestina dengan polisi Israel ada Jumat malam (7/5/2021) waktu setempat.

Sebanyak 200 warga Palestina dan 17 polisi Israel dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut sebagaimana dilansir The Times of Israel.

Baca juga: Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa, 136 Orang Terluka

Kericuhan tersebut membuat dua kelompok yakni warga Arab di Israel dan Hamas di Jalur Gaza berencana menggelar aksi protes pada Sabtu (8/5/2021).

Sebuah badan yang mewakili orang Arab Israel, Komite Tindak Lanjut Tinggi untuk warga Arab di Israel, menyerukan protes di seluruh negeri sebagai tanggapan atas kekerasan tersebut.

Di Gaza, Hamas menyerukan demonstrasi di dekat pagar perbatasan Gaza dengan Israel pada Sabtu sebagai bentuk protes atas tindakan Israel di Yerusalem.

Sementara itu, Komite Israel Melawan Penggusuran Rumah menyerukan dukungannya terhadap Yerusalem dan rakyatnya dalam menghadapi "agresi” terhadap Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Update: Korban Luka Bentrokan di Masjid Al-Aqsa Jadi 200 Orang

Pihaknya berencana mengirim delegasi ke Yerusalem, termasuk ke lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem Timur yang telah menjadi pusat demonstrasi baru-baru ini.

Organisasi yang melawan pemukiman Israel tersebut menyatakan, “pasukan pendudukan Israel” melakukan agresi terhadap ribuan jemaah di Masjid Al-Aqsa.

“Ini adalah indikator berbahaya dari apa yang direncanakan pendudukan dalam beberapa hari mendatang untuk kota (Yerusalem) dan Masjid Al-Aqsa,” kata Komite Israel Melawan Penggusuran Rumah.

The Times of Israel melaporkan, tentara Israel tidak terlibat dalam insiden pada Jumat malam tersebut.

Baca juga: Masjid Al-Aqsa, Titik Pertikaian Panjang Palestina-Israel

Polisi Israel menyerbu kompleks Al-Aqsa pada Jumat malam setelah warga Palestina melemparkan batu dan botol ke petugas.

Video rekaman dari tempat kejadian yang tersebar menunjukkan, terjadi bentrokan yang cukup sengit.

Warga Palestina melempar kursi, sepatu, batu, botol dan menembakkan kembang api. Sementara polisi Israel menanggapinya dengan granat kejut, gas air mata, dan peluru karet.

Baca juga: Ditahan Pasukan Israel, Imam Masjid Al-Aqsa Akhirnya Dibebaskan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pipa Gas Nord Stream Meledak dan Bocor, Rusia Desak AS Beri Jawaban

Pipa Gas Nord Stream Meledak dan Bocor, Rusia Desak AS Beri Jawaban

Global
Taiwan Segera Hapus Kewajiban Karantina, Sambut Turis Kembali

Taiwan Segera Hapus Kewajiban Karantina, Sambut Turis Kembali

Global
Gedung Putih Umumkan Rencana Miliaran Dollar AS Atasi Obesitas dan Kelaparan

Gedung Putih Umumkan Rencana Miliaran Dollar AS Atasi Obesitas dan Kelaparan

Global
Keluarga Mahsa Amini Adukan Polisi Iran ke Pengadilan

Keluarga Mahsa Amini Adukan Polisi Iran ke Pengadilan

Global
Badai Ian Porak Porandakan Florida AS, Terkuat dalam Beberapa Tahun Terakhir

Badai Ian Porak Porandakan Florida AS, Terkuat dalam Beberapa Tahun Terakhir

Global
Mengapa Dollar AS Terus Menguat dan Apa Dampaknya?

Mengapa Dollar AS Terus Menguat dan Apa Dampaknya?

Global
Pipa Nord Stream Bocor Munculkan Buih Gelembung Seluas 1 Km di Laut, Eropa Tingkatkan Keamanan

Pipa Nord Stream Bocor Munculkan Buih Gelembung Seluas 1 Km di Laut, Eropa Tingkatkan Keamanan

Global
Nikaragua Minta Dubes Uni Eropa Hengkang, Dinyatakan 'Persona Non Grata'

Nikaragua Minta Dubes Uni Eropa Hengkang, Dinyatakan "Persona Non Grata"

Global
Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Kemenlu Turkiye Langsung Panggil Dubes

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Kemenlu Turkiye Langsung Panggil Dubes

Global
Pria Bersenjata Bunuh 6 Polisi Meksiko di Daerah Perang Kartel Narkoba

Pria Bersenjata Bunuh 6 Polisi Meksiko di Daerah Perang Kartel Narkoba

Global
Rangkuman Hari Ke-217 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Segera Aneksasi 4 Wilayah Ukraina, Pertempuran Donetsk Berlanjut

Rangkuman Hari Ke-217 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Segera Aneksasi 4 Wilayah Ukraina, Pertempuran Donetsk Berlanjut

Global
[POPULER GLOBAL] Ancaman Bom di Pesawat Singapore Airlines | MbS Jadi PM Arab Saudi

[POPULER GLOBAL] Ancaman Bom di Pesawat Singapore Airlines | MbS Jadi PM Arab Saudi

Global
Aktivis Lingkungan Aceh Farwiza Farhan Masuk Daftar Sosok Inspiratif TIME 2022

Aktivis Lingkungan Aceh Farwiza Farhan Masuk Daftar Sosok Inspiratif TIME 2022

Global
Kedubes China Gelar Resepsi Berdirinya Negara, Menko Luhut Beri Sambutan

Kedubes China Gelar Resepsi Berdirinya Negara, Menko Luhut Beri Sambutan

Global
AS Kondusifkan Hubungan Jepang dan Korea demi Hadapi China

AS Kondusifkan Hubungan Jepang dan Korea demi Hadapi China

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.