Mayra Zulfiqar Sempat Minta Tolong Polisi Pakistan Sebelum Ditembak Mati

Kompas.com - 07/05/2021, 11:00 WIB
Mayra Zulfiqar, seorang gadis Inggris berdarah Pakistan yang ditemukan tewas di kota Lahore. Dia disebut ditembak mati setelah menolak menikahi seorang pria. FACEBOOK via Sky NewsMayra Zulfiqar, seorang gadis Inggris berdarah Pakistan yang ditemukan tewas di kota Lahore. Dia disebut ditembak mati setelah menolak menikahi seorang pria.

LAHORE, KOMPAS.com - Mayra Zulfiqar, gadis Inggris yang dibunuh di Pakistan dilaporkan sempat meminta tolong polisi sebelum dia ditembak mati.

Zulfiqar yang tinggal di kawasan London ditemukan tewas di kediamannya pada Senin waktu setempat (3/5/2021).

Sekitar 13 hari sebelum ditembak mati, Zulfiqar sempat menemui polisi Lahore dan mengaku dia ditodong pistol.

Baca juga: Menolak Menikahi Seorang Pria, Gadis Ini Ditembak Mati di Pakistan

Gadis berusia 24 tahun itu mengungkapkan, dia diancam dua orang pria yang ingin menikah dengannya.

Dilansir BBC Kamis (6/5/2021), dokumen legal menunjukkan kepolisian melakukan penyelidikan atas pembunuhan Zulfiqar.

Invesrigasi dari tim forensik terus berlanjut, dengan sejumlah orang sudah dimintai keterangannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku akan membunuhmu"

Dalam laporan yang dibuat per 20 April, Mayra Zulfiqar memberikan nama lelaki yang sudah mengancam dan melecehkannya.

Dia mengaku berhasil kabur dengan berteriak ke pengguna jalan. Namun terduga pelaku terus mengancamnya.

Baca juga: Fakta Baru, Mayra Zulfiqar Dibunuh 2 Pria yang Lamarannya Dia Tolak

"Engkau tidsk akan bisa lari. Aku akan membunuhmu," ujar si penembak seperti ditirukan Zulfiqar kepada polisi.

Warga tempat Zulfiqar menyewa rumah mengatakan, mereka melihat petugas memerika rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi, 4 Orang Pernah Dapat Pelatihan Paramiliter di AS

Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi, 4 Orang Pernah Dapat Pelatihan Paramiliter di AS

Global
AS Dibayangi Varian Delta yang Dominasi Kasus Covid-19

AS Dibayangi Varian Delta yang Dominasi Kasus Covid-19

Global
Kepala Delegasi Indonesia untuk G20 Italia Positif Covid-19, 6 Orang Diisolasi

Kepala Delegasi Indonesia untuk G20 Italia Positif Covid-19, 6 Orang Diisolasi

Global
Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan, Sepekan Setelah China Kirim Pesawat Militer

Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan, Sepekan Setelah China Kirim Pesawat Militer

Global
PBB: 50 dari 370 Distrik Afghanistan Telah Dikuasai Taliban

PBB: 50 dari 370 Distrik Afghanistan Telah Dikuasai Taliban

Global
Dituduh Sebarkan Disinformasi, AS Blokir 36 Situs Web Iran

Dituduh Sebarkan Disinformasi, AS Blokir 36 Situs Web Iran

Global
Portugal Khawatir Gelombang Keempat Covid-19 akibat Virus Corona Varian Delta

Portugal Khawatir Gelombang Keempat Covid-19 akibat Virus Corona Varian Delta

Global
Terungkap, 881 Staf Paspampres AS Positif Covid-19 dalam Setahun

Terungkap, 881 Staf Paspampres AS Positif Covid-19 dalam Setahun

Global
POPULER GLOBAL: Biden Umumkan Penerima Vaksin Covid-19, Termasuk Indonesia | Wanita Kebanjiran Paket Misterius

POPULER GLOBAL: Biden Umumkan Penerima Vaksin Covid-19, Termasuk Indonesia | Wanita Kebanjiran Paket Misterius

Global
Bentrok Warga Polisi Israel dan Palestina di Yerusalem Timur yang Diduduki

Bentrok Warga Polisi Israel dan Palestina di Yerusalem Timur yang Diduduki

Global
Ada Wabah Tikus di Australia, Ratusan Tahanan Dievakuasi dari Penjara

Ada Wabah Tikus di Australia, Ratusan Tahanan Dievakuasi dari Penjara

Global
Stres karena Di-PHK, Suami Kurung Istri dan 2 Anaknya di Rumah

Stres karena Di-PHK, Suami Kurung Istri dan 2 Anaknya di Rumah

Global
Kartu Kekebalan Hongaria: Dianggap Prestasi Sekaligus Diskriminasi

Kartu Kekebalan Hongaria: Dianggap Prestasi Sekaligus Diskriminasi

Global
UU Terbaru Texas Berusaha Atasi Klaim Pelecehan Seksual Anak Palsu

UU Terbaru Texas Berusaha Atasi Klaim Pelecehan Seksual Anak Palsu

Global
Profil Rodrigo Duterte, dari Wali Kota Terlama Jadi Presiden Filipina

Profil Rodrigo Duterte, dari Wali Kota Terlama Jadi Presiden Filipina

Global
komentar
Close Ads X