Kompas.com - 06/05/2021, 19:14 WIB
Tumpukan kayu pemakaman dua puluh lima korban COVID-19 dibakar di krematorium terbuka yang didirikan di tambang granit di pinggiran Bengaluru, India, Rabu (5/5/2021). AP PHOTO/AIJAZ RAHITumpukan kayu pemakaman dua puluh lima korban COVID-19 dibakar di krematorium terbuka yang didirikan di tambang granit di pinggiran Bengaluru, India, Rabu (5/5/2021).

NEW DELHI, KOMPAS.com – Penasihat ilmiah India, K VijayRaghavan memperingatkan bahwa negara itu pasti akan menghadapi gelombang Covid-19 lebih lanjut.

Padahal, tsunami Covid-19 pada gelombang kedua yang menghantam India masih belum usai.

Terbaru, negara itu melaporkan 3.980 kematian akibat Covid-19 dan 412.262 kasus baru pada Kamis (6/5/2021).

Baca juga: India Sebut Varian Mutasi Ganda Jadi Biang Keladi Tsunami Covid-19

VijayRaghavan mengatakan, meski kasus harian dan kematian nantinya mereda, “Negeri Anak Benua” harus siap menghadapi gelombang ketiga virus corona.

"Fase Ketiga tidak bisa dihindari, mengingat tingginya tingkat penyebaran virus," kata VijayRaghavan.

"Tapi tidak jelas kapan fase 3 ini akan terjadi. Kita harus bersiap untuk gelombang baru," sambung VijayRaghavan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga memuji kemanjuran vaksin terhadap mutasi baru seperti varian Inggris dan varian mutasi ganda atau B.1.617.

Baca juga: Krematorium India Bakar Korban Covid-19 di Lahan Parkir dan Berlakukan Antrean Tiket

Namun, dia juga memperingatkan bahwa pengawasan dan pembaruan vaksin diperlukan saat virus bermutasi.

Gelombang kedua virus di India telah membuat layanan kesehatan India runtuh sebagaimana dilansir Deutsche Welle.

Rumah sakit di India kehabisan tempat tidur, oksigen medis habis, dan krematorium kewalahan mengkremasi jenazah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X