Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Takut Sebarkan Covid-19, Manusia Tertua di Dunia Mundur dari Pembawa Obor Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 05/05/2021, 19:50 WIB
Ardi Priyatno Utomo

Penulis

Sumber Sky News

TOKYO, KOMPAS.com - Manusia tertua di dunia mengumumkan mundur sebagai pembawa obor Olimpiade Tokyo, karena dia takut menyebarkan Covid-19.

Kane Tanaka yang berusia 118 tahun dijadwalkan untuk ikut dalam acara estafet obor di Fukuoka, pada 11 Mei.

Pejabat penyelenggara menerangkan, mereka mendapatkan surat elektronik dari keluarga Tanaka mengenai pengunduran dirinya.

Baca juga: Manusia Tertua Kedua di Dunia Sembuh dari Penyakit Covid-19, Berharap Bisa Rayakan Ultah Ke-117

"Dia dan keluarganya mengaku khawatir jika menyebarkan Covid-19 di panti jompo," jelas pihak penyelenggara.

Estafet obor Olimpiade Tokyo yang digelar sejak Maret dihantam oleh wabah virus corona, dilansir Sky News Selasa (4/5/2021).

Pada Minggu (2/5/2021), enam orang yang membantu pelaksanaan estafet obor dinyatakan terinfeksi virus corona.

Karena itu, sejumlah pesohor ramai-ramai mundur dari acara yang merupakan rangkaian dari perhelatan Olimpiade.

April lalu, Jepang mengumumkan kondisi darurat untuk sejumlah kota seperti Osaka dan Tokyo demi mencegah transmisi.

Perdana Menteri Yoshihide Suga dijadwalkan bertemu pejabat senior "Negeri Sakura", membahas kebijakan pencegahan penularan lanjutan.

Kabar mundurnya manusia tertua di dunia terjadi kurang dari tiga bulan jelang pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020.

Pesta olahraga empat tahunan ini bakal dimulai pada 23 Juli, setelah ditunda tahun lalu karena Covid-19.

Sejauh ini, Jepang melaporkan 614.000 kasus corona dengan lebih dari 10.000 di antaranya meninggal.

Baca juga: Berusia 116 Tahun, Perempuan Jepang Ini Dinobatkan Jadi Manusia Tertua di Dunia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com