Kompas.com - 05/05/2021, 05:27 WIB
Panorama Istanbul, terlihat juga Masjid Suleymaniye, Turki. SHUTTERSTOCK/LUCIANO MORTULA-LGMPanorama Istanbul, terlihat juga Masjid Suleymaniye, Turki.

ANKARA, KOMPAS.com – Jaksa Turki meluncurkan penyelidikan terhadap Wali Kota Istanbul Ekrem Imamoglu atas perilakunya yang "tidak sopan” saat berkunjung ke makam Muhammad Al Fatih.

Imamoglu merupakan bakal calon penantang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pemilu mendatang. Dia berasal dari partai oposisi utama CHP.

Melansir AFP, Selasa (4/5/2021), Imamoglu dianggap “tidak sopan” karena tangannya terlipat di belakang punggung saat berkunjung ke makam Muhammad Al Fatih.

Baca juga: Pentolan ISIS Tertangkap di Turki Meski Sudah Palsukan Identitas

Muhammad Al Fatih merupakan mantan Sultan Turki Ottoman yang menaklukkan kota Istanbul dari tangan Kekaisaran Bizantium.

Imamoglu berkunjung ke makam Muhammad Al Fatih saat menghadiri upacara peringatan penaklukkan Istanbul pada 1453.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Turki Ismail Catakli mengatakan, penyelidikan dibuka oleh jaksa penuntut kota atas tuduhan bahwa Imamoglu tidak menghormati makam Muhammad Al Fatih.

Dia tidak menjelaskan kenapa Imamoglu dianggap tidak menghormati tempat suci tersebut.

Baca juga: May Day di Turki 200 Orang Ditangkap Saat Larangan Pandemi Covid-19

Catakli menambahkan, Jaksa juga menyelidiki klaim terpisah bahwa Imamoglu telah mengunjungi wakil ketua Partai Demokratik Rakyat (HDP) yang pro-Kurdi.

HDP merupakan partai oposisi dan merupakan partai terbesar ketiga di Parlemen Turki.

Kini, jasa sedang mencoba membubarkan HDP karena diduga berhubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Rusia Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: 2 Warga dari Afrika Selatan

Global
Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Giliran Argentina Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Global
100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

100-an Kucing Ditemukan Mati di Sebuah Rumah di Perancis

Global
Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Siapakah Orang Pertama yang Menerbangkan Pesawat?

Internasional
Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Pria Nekat Ingin Masuk Kandang Singa untuk Ambil Berlian, Pengunjung Ikut Panik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, PBB: Persidangan Palsu, Bermotif Politik

Global
Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun, Inggris Kecam Junta Myanmar

Global
Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Pencipta Asterix Wafat Tinggalkan Komik yang Belum Selesai, Akan Diteruskan Putrinya

Global
Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Sejarah Penerbangan Dunia, dari Balon Udara hingga Roket

Internasional
Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Menilik Simulasi Sidang Model ASEAN yang Diikuti Anak Muda Indonesia Secara Virtual

Global
Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Hilang Hampir Seminggu di Pedalaman, 2 Remaja Ini Selamat Tanpa Air Minum

Global
Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Nikahi Lagi Mantan Istri yang Sakit Parah, Chen Siap Donasi Ginjal dan Jual Rumah

Global
75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

75.000 Orang Meninggal, Oktober Bulan Paling Mematikan dalam Pandemi Covid-19 Rusia

Global
KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

KBRI Beijing Gelar Media Gathering, Ini yang Disampaikan Dubes RI untuk China

Global
Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Resmi, Aung San Suu Kyi Dipenjara 4 Tahun oleh Junta Myanmar

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.