Kompas.com - 29/04/2021, 08:54 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani berbicara dalam Sidang Umum PBB, pada Rabu (25/9/2019). AFP / TIMOTHY A CLARYPresiden Iran Hassan Rouhani berbicara dalam Sidang Umum PBB, pada Rabu (25/9/2019).

TEHERAN, KOMPAS.com – Rekaman suara Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif yang mengeluhkan kebijakan luar negerinya terlalu dipengaruhi militer Iran ditanggapi oleh Presiden Iran Hassan Rouhani.

Rouhani mengatakan, rekaman suara tersebut sengaja dibocorkan pihak tertentu untuk menyebarkan perselisihan domestik selama pembicaraan kesepakatan nuklir 2015.

Rekaman tersebut bocor ke publik menjelang pemilihan presiden Iran dan ramai diwartakan oleh media-media asing sebagaimana dilansir AFP, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Mohammed bin Salman Ingin Hubungan Baik dengan Iran, Musuh Bebuyutannya

Rouhani mengatakan, rekaman suara itu juga sengaja dibocorkan saat pembicaraan kesepakatan nuklir hampir “sukses” bagi Iran sehingga menciptakan perselisihan di dalam negeri.

Kesepakatan nuklir 2015 memiliki nama resmi Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Perjanjian tersebut terjalin antara Iran dan enam kekuatan dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keenam negara tersebut berjanji akan mencabut Iran dari sejumlah sanksi namun Iran harus membatasi program nuklirnya.

Tapi perjanjian itu mulai terurai pada 2018 ketika mantan Presiden AS Trump secara sepihak menarik diri dari JCPOA dan memberikan rentetan sanksi yang lebih buruk terhadap Iran.

Iran tidak terima dan membalas sanksi tersebut dengan meningkatkan aktivitas nuklirnya.

Baca juga: Pembicaraan Rahasianya Bocor, Menlu Iran Nyatakan Mendukung “Penyesuaian” Militer dan Diplomasi

Dalam rekaman suara yang bocor tersebut, Zarif juga mengomentari peran mantan Jenderal Qasem Soleimani dalam kebijakan luar negeri Iran.

Soleimani merupakan komandan Pasukan Quds, sayap pasukan elite Garda Revolusi Iran, yang tewas dalam serangan pesawat nirawak kiriman AS di Irak pada Januari 2020.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Parlemen Swedia Loloskan Mosi Tidak Percaya terhadap PM Stefan Lofven

Global
Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Pacar Selingkuh dengan Kakek, Pria Ini Kaget Anaknya Ternyata adalah Pamannya

Global
Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Angelina Jolie Kunjungi Pengungsi Korban Konflik Mali di Burkina Faso

Global
China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

China Klaim Sudah Beri Satu Miliar Dosis Vaksin Covid-19 pada Warganya

Global
 Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Laboratorium Wuhan Jadi Kandidat Penghargaan Sains untuk Penelitian Covid-19

Global
Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Asisten Profesor di Jerman Ditangkap, Diduga Jadi Mata-mata Rusia

Global
Nikol Pashinyan Menang Pemilu Armenia meski Kalah Perang Lawan Azerbaijan

Nikol Pashinyan Menang Pemilu Armenia meski Kalah Perang Lawan Azerbaijan

Global
Myanmar Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Kudeta

Myanmar Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi sejak Kudeta

Global
Utusan AS Siap Bertemu Perwakilan Korea Utara di Mana Saja dan Kapan Pun

Utusan AS Siap Bertemu Perwakilan Korea Utara di Mana Saja dan Kapan Pun

Global
Israel Minta AS 'Bangun' Sebelum Hidupkan Kesepakatan Nuklir Iran

Israel Minta AS "Bangun" Sebelum Hidupkan Kesepakatan Nuklir Iran

Global
Akibat Pandemi, Gangguan Mental 'Kecanduan Game' Meningkat di Inggris

Akibat Pandemi, Gangguan Mental "Kecanduan Game" Meningkat di Inggris

Global
Balita Tak Sengaja Pesan 100 Porsi Mi secara Online, Total Habis Rp 3 Juta

Balita Tak Sengaja Pesan 100 Porsi Mi secara Online, Total Habis Rp 3 Juta

Global
Setelah Biden-Putin Bertemu, Dubes Rusia untuk AS kembali Bertugas

Setelah Biden-Putin Bertemu, Dubes Rusia untuk AS kembali Bertugas

Global
Sukses Pasang Panel Surya Baru di ISS, Para Astronot Berteriak Bangga

Sukses Pasang Panel Surya Baru di ISS, Para Astronot Berteriak Bangga

Global
Eksekusi di Bawah Kim Jong Un: Ditembak Meriam Anti-pesawat hingga Dibakar Hidup-hidup

Eksekusi di Bawah Kim Jong Un: Ditembak Meriam Anti-pesawat hingga Dibakar Hidup-hidup

Global
komentar
Close Ads X