Kompas.com - 28/04/2021, 05:50 WIB
Kapal patroli milik Angkatan Laut AS, USS Firebolt. TWITTER @USNavyKapal patroli milik Angkatan Laut AS, USS Firebolt.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Satu unit kapal patroli Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melepaskan tembakan peringatan kepada kapal militer Iran di Teluk Persia awal pekan ini.

Tembakan peringatan itu dilepaskan USS Firebolt untuk memperingatkan ketiga kapal cepat Angkatan Laut Garda Revolusi Iran setelah ketiganya melaju di dekat USS Firebolt dan kapal Penjaga Pantai AS Baranoff.

Melansir AFP, Selasa (27/4/2021), ketiga kapal milik Iran tersebut berlayar hanya berjarak 62 meter dari USS Firebolt dan kapal Penjaga Pantai AS Baranoff pada Senin (26/4/2021).

Baca juga: AS Kirimi Iran Detail Sanksi yang Berpotensi Dicabut untuk Capai Kesepakatan Nuklir

"Awak kapal AS sebelumnya sudah memberi beberapa peringatan melalui radio dan perangkat pengeras suara," kata pernyataan dari Armada Kelima AS.

Namun, ketiga kapal milik Angkatan Laut Garda Revolusi Iran tersebut tidak mengindahkan peringatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awak Firebolt kemudian melepaskan tembakan peringatan, dan kapal Angkatan Laut Garda Revolusi Iran bergerak menjauh ke jarak yang aman dari kapal AS," sambung Armada Kelima AS.

Pihak AS mengatakan, tindakan Iran tersebut meningkatkan risiko salah perhitungan atau lebih buruk berupa tumburan.

Baca juga: Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

AS menambahkan, tembakan peringatan tersebut dilepaskan karena komandan kapal AS mempertahankan hak yang melekat untuk bertindak dalam membela diri.

Kala itu, kapal-kapal Iran melintasi haluan dua kapal patroli Penjaga Pantai AS sambil mengabaikan peringatan.

Video yang dirilis Angkatan Laut AS menunjukkan, Harth 55 berlayar memotong di depan kapal AS dan tiba-tiba membelok untuk menghindari tabrakan.

Konfrontasi itu terjadi di tengah pembicaraan kesepakatan nuklir di Wina, Austria.

Presiden AS Joe Biden menekankan, perlunya mengurangi aktivitas destabilisasi Iran di Timur Tengah sambil menawarkan Washington untuk masuk kembali ke kesepakatan itu.

Baca juga: Pensiunan Jenderal Israel Akui Tak Mudah Lumpuhkan Program Nuklir Iran


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X