Kompas.com - 27/04/2021, 15:10 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle diyakini bakal disingkirkan sepenuhnya dari Kerajaan Inggris, klaim penulis biografi monarki.

Kepada Britain's Talk Radio, Angela Levin memaparkan keduanya bisa dikeluarkan dengan dalih penghematan anggaran kerajaan.

Ayah Harry, Pangeran Charles, disebut sudah lama menginginkan pemotongan anggaran yang tidak perlu.

Baca juga: Pangeran Harry Lewatkan Ulang Tahun Ratu Elizabeth II, Pilih Pulang ke AS

Levin mengatakan, Putra Mahkota Inggris berjuluk Prince of Wales ingin agar uang itu disalurkan kepada anggota kerajaan yang berhak.

"Saya meyakini kemungkinan Pangeran Harry dan Meghan Markle bakal disingkirkan dari anggota kerajaan," ulasnya.

Penulis biografi Harry: A Biography of a Prince itu berujar, Ratu Elizabeth II jelas tidak bisa menerima kabar itu.

Sang Ratu dia sebut tidak ingin adanya pemotongan anggaran hanya karena sebuah "alasan yang sentimental".

Namun jika Pangeran Charles naik takhta, Levin meyakini dia akan memuluskan apa yang direncanakannya.

Diwartakan Daily Mail, diduga yang tidak terkena pemotongan adalah Prince of Wales dan istrinya, Camilla.

Baca juga: Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Kemudian putra sulungnya Pangeran William, istrinya Kate Middleton, dan tiga anak mereka, George, Louis, dan Charles.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Page Six
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesawat COMAC C919 Buatan China Tantang Duopoli Airbus dan Boeing

Pesawat COMAC C919 Buatan China Tantang Duopoli Airbus dan Boeing

Global
Serangan Jarak Jauh Ukraina Hancurkan Pangkalan Rusia dan Jembatan

Serangan Jarak Jauh Ukraina Hancurkan Pangkalan Rusia dan Jembatan

Global
Bom Perang Dunia Kedua Aktif Seberat 450 Kilogram Ditemukan di Sungai Kering Italia

Bom Perang Dunia Kedua Aktif Seberat 450 Kilogram Ditemukan di Sungai Kering Italia

Global
Taiwan Akan Latihan Anti-Invasi di Tengah Latihan Militer China

Taiwan Akan Latihan Anti-Invasi di Tengah Latihan Militer China

Global
Bagaimana China Memandang Taiwan dan AS?

Bagaimana China Memandang Taiwan dan AS?

Global
PLTU Mulai Ditinggalkan, Asia Tenggara Perlu Siapkan Langkah Transisi Energi

PLTU Mulai Ditinggalkan, Asia Tenggara Perlu Siapkan Langkah Transisi Energi

Global
Paus Beluga Kutub Utara Tersesat Sampai ke Sungai Seine, Coba Diselamatkan dengan 'Koktail Vitamin'

Paus Beluga Kutub Utara Tersesat Sampai ke Sungai Seine, Coba Diselamatkan dengan "Koktail Vitamin"

Global
Berbulan-bulan Pembicaraan, Otorias Chad dan Pemberontak Sepakat Damai

Berbulan-bulan Pembicaraan, Otorias Chad dan Pemberontak Sepakat Damai

Global
4 Pria Muslim Dibunuh, Presiden AS Joe Biden Angkat Suara

4 Pria Muslim Dibunuh, Presiden AS Joe Biden Angkat Suara

Global
China Lanjutkan Latihan Militer, Tunjukkan Seberapa Dekat dengan Taiwan

China Lanjutkan Latihan Militer, Tunjukkan Seberapa Dekat dengan Taiwan

Global
Petir Sambar Fasilitas Minyak Kuba, Kobaran Api Tak Terkendali, 17 Hilang dan 121 Terluka

Petir Sambar Fasilitas Minyak Kuba, Kobaran Api Tak Terkendali, 17 Hilang dan 121 Terluka

Global
Bayi Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar

Bayi Gajah Putih Langka Lahir di Myanmar

Global
Kapal Perang China dan Taiwan Berhadapan di Selat Taiwan, Bermanuver Bagai Kucing dan Tikus

Kapal Perang China dan Taiwan Berhadapan di Selat Taiwan, Bermanuver Bagai Kucing dan Tikus

Global
Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 Ditemukan Usai Gletser Pegunungan Alpen Mencair

Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 Ditemukan Usai Gletser Pegunungan Alpen Mencair

Global
Kembali ke Afghanistan, Tentara Berbahaya Ini Dapat Fasilitas Mewah dan Dibiayai Taliban

Kembali ke Afghanistan, Tentara Berbahaya Ini Dapat Fasilitas Mewah dan Dibiayai Taliban

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.