Video Nyanyian “Sampai Jumpa” dari Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Viral Diberitakan Dunia

Kompas.com - 27/04/2021, 07:43 WIB

KOMPAS.com - Angkatan Laut Indonesia merilis video mengharukan yang menunjukkan awak kapal selam yang tenggelam bernyanyi di atas kapal mereka.

Video yang direkam beberapa minggu lalu itu memperlihatkan para pelaut menyanyikan lagu Indonesia berjudul “Sampai Jumpa”.

Pejabat mengonfirmasi pada Minggu (25/4/2021) bahwa KRI Nanggala, yang tenggelam di lepas pantai Bali pada Rabu (21/4/2021) telah ditemukan terbelah menjadi tiga bagian di dasar laut. Semua 53 awak dipastikan tewas.

Rekaman video yang dibagikan dari Angkatan Laut Indonesia juga diulas oleh sejumlah media internasional secara luas awal minggu ini.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] John Philip Holland, Pencipta Kapal Selam Modern

1. BBC

BBC mewartakan video tersebut menunjukkan Komandan Kapal, Heri Oktavian, di antara mereka yang berkumpul di sekitar seorang anggota kru yang memainkan gitar akustik.

""Meskipun ku tak siap untuk merindu. Ku tak siap tanpa dirimu. Kuharap terbaik untukmu," mereka bernyanyi.

Rekaman itu dibuat sebagai perpisahan untuk komandan korps kapal selam angkatan laut yang akan keluar, juru bicara militer Djawara Whimbo mengatakan kepada kantor berita AFP.

Sementara itu, angkatan laut mengatakan sedang membuat rencana untuk menyelamatkan kapal dan awaknya.

Lokasi bangkai kapal lebih dari 800m (2.600 kaki) dan para ahli mengatakan untuk memulihkannya dari kedalaman itu akan membutuhkan peralatan khusus.

"Kami akan menganalisis gambar dan video bawah air, arus dll, untuk menentukan teknologi yang akan digunakan," kata Laksamana Pertama Julius Widjojono kepada wartawan.

Baca juga: Tenggelamnya KRI Nanggala-402 dan Kecelakaan Fatal Kapal Selam di Seluruh Dunia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Erix Soekamti (@erixsoekamti)

 

2. CBC News

Sebuah video mengharukan telah beredar menunjukkan awak kapal selam Indonesia yang tenggelam bernyanyi bahagia bersama di atas kapal mereka, lapor kantor berita Amerika Serikat CBC News.

Video tersebut, difilmkan beberapa minggu sebelum KRI Nanggala-402 tenggelam dan menewaskan awaknya. Beberapa dari 53 kru terlihat menyanyikan "Sampai Jumpa", sebuah hit Indonesia.

Komandan kapal selam Heri Oktavian termasuk di antara mereka yang berkumpul di sekitar pelaut yang memetik gitar akustik.

"Meskipun ku tak siap untuk merindu. Ku tak siap tanpa dirimu. Kuharap terbaik untukmu,” nyanyi para awak kapal.

Mengutip juru bicara militer Indonesia Djawara Whimbo, video itu direkam sebagai perpisahan untuk komandan korps kapal selam angkatan laut yang akan keluar, yang penggantinya mengambil perannya pada awal Maret.

Militer Indonesia pada Minggu (25/4/2021) mengumumkan telah menemukan kapal itu berkeping-keping di dasar laut, sekitar 2.600 kaki di bawah permukaan.

"Kami menerima gambar bawah air yang dikonfirmasi sebagai bagian dari kapal selam, termasuk kemudi vertikal belakang, jangkar, badan tekanan luar, kemudi selam timbul dan bagian kapal lainnya," kata panglima militer Hadi Tjahjanto kepada wartawan di Bali, Minggu.

“Dengan bukti otentik ini, kami dapat menyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam dan seluruh awaknya tewas,” kata Tjahjanto.

Baca juga: KRI Nanggala-402, Tipe Kapal Selam Non-nuklir Terlaris Buatan Jerman

3. Daily Mail

Media Inggris Daily Mail melaporkan sebuah video muncul menunjukkan awak kapal selam militer Indonesia bernyanyi bersama di atas kapal hanya beberapa minggu sebelum kapal itu tenggelam.

Dalam klip yang memilukan, beberapa dari 53 pelaut di kapal terlihat tersenyum, ketika mereka berkerumun di sekitar seorang pria yang memainkan gitarnya untuk membawakan lagu populer Indonesia 'Sampai Jumpa.'

Hanya beberapa minggu setelah adegan bahagia persahabatan terekam dalam video, KRI Nanggala-402 tenggelam ke dasar laut dan terbelah menjadi tiga bagian di Bali dengan semua yang ada di dalamnya tewas.

Pihak berwenang melaporkan kapal selam Indonesia hancur, dan lebih banyak bagian dari kapal selam ditemukan, termasuk jangkar dan pakaian pengaman berwarna oranye neon untuk keadaan darurat.

Penemuan itu terjadi sehari setelah angkatan laut pertama kali mengonfirmasi pengambilan fragmen dari kapal selam. Kemudian menyatakan bahwa kapal itu telah tenggelam, hingga mengakhiri setiap kesempatan untuk menemukan yang selamat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.