Paus Fransiskus Menyatakan Minat Melakukan Kunjungan Kepausan ke Korea Utara

Kompas.com - 26/04/2021, 15:07 WIB
Paus Fransiskus memimpin upacara untuk menahbiskan sembilan imam baru, di dalam Basilika Santo Petrus, di Vatikan, Minggu, 25 April 2021. AP PHOTO/ANDREW MADICHINIPaus Fransiskus memimpin upacara untuk menahbiskan sembilan imam baru, di dalam Basilika Santo Petrus, di Vatikan, Minggu, 25 April 2021.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus sekali lagi menyatakan minatnya untuk mengunjungi Korea Utara.

Menurut Yonhap News, pemimpin Gereja Katolik Roma ke-266 itu menyampaikan kesediaannya untuk mengunjungi negara terpencil itu kepada seorang uskup senior Korea Selatan.

Baca juga: Paus Fransiskus Umumkan Doa Maraton Selama Sebulan agar Covid-19 Berakhir

Paus Fransiskus juga disebut menyatakan bersimpati dengan keluarga Korea yang terpisah selama 70 tahun terakhir.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 2018 menyampaikan undangan kepada Paus untuk mengunjungi Korea Utara. Ini menyusul hubungan yang menghangat antara Korea Utara dan Selatan setelah tiga pertemuan antar-Korea.

Undangan untuk mengunjungi Pyongyang disampaikan pada Oktober 2018 oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, saat ia mengunjungi Vatikan dalam tur keliling Eropa.

Menurut BBC, langkah ini dipandang sebagai isyarat perdamaian dari Korea Utara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, rencana kunjungan Paus Fransiskus batal setelah pembicaraan antara Kim dan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump gagal di Hanoi pada 2019.

Paus Fransiskus mengatakan kepada Uskup Lazarus You Heung-sik, pemimpin keuskupan Daejeon, selama pertemuan di Vatikan bahwa dia akan bersedia untuk kembali mempertimbangkan gagasan itu jika "persiapan yang relevan telah selesai".

Baca juga: Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Tidak ada paus yang pernah melakukan perjalanan ke Korea Utara, dan Korea Utara dan Vatikan tidak memiliki hubungan diplomatik.

Jika Paus Fransiskus diundang ke Korea Utara lagi, ini akan menjadi kedua kalinya undangan diberikan kepada seorang Paus.

Pendahulunya, Paus Yohanes Paulus II, diundang oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un, untuk mengunjungi negara itu pada 2000.

Menurut AP, Vatikan bersikeras pada saat itu bahwa kunjungan hanya dapat dilakukan jika Korea Utara menerima pastor Katolik.

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Paus Fransiskus Angkat Bicara


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X