Kasus Covid-19 di India Terus Melejit, Kampanye Politik Justru Digelar Tanpa Protokol Kesehatan

Kompas.com - 24/04/2021, 14:51 WIB
India melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh.
AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGHIndia melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sistem kesehatan India kedodoran tangani kasus Covid-19 yang terus melonjak mencapai rekor baru dunia.

Pada Kamis (22/4/2021), kasus harian Covid-19 di India mencapai 314.835. Laporan itu menandai jumlah kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai pada 2020.

Kendati tren kasus Covid-19 di India terus naik, sejumlah acara dengan kerumunan ramai tidak dibatasi dengan ketat. Seperti, acara festival Kumbh pada pekan lalu yang dihadiri jutaan orang, kemudian ratusan orang positif Covid-19.

Baca juga: Pasien Covid-19 di India Menumpuk, Rumah Sakit Putus Asa Kehabisan Oksigen

Kali ini, kampanye politik jelang pemilihan umum (pemilu) negara bagian India yang menjadi sorotan.

Beberapa orang telah menyalahkan partai politik yang maju pemilu karena terus menggelar kampanye tanpa menerapkan aturan Covid-19 dengan ketat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Partai politik Bharatiya Janata Party (BJP) yang berkuasa mengetakan tidak ada hubungannya antara lonjakan kasus Covid-19 dengan kampanye politiknya.

"Kasus (Covid-19) tinggi tidak ada hubungannya dengan pertemuan agama atau politik," kata Dr Vijay Chauthaiwale dari BJP, kepada BBC, yang dilansir Kompas.com pada Sabtu (24/4/2021).

Baca juga: Vaksin Dipandang Kurang Efektif Tangani Varian Baru Covid-19 di India

Hubungan kampanye dengan kasus Covid-19

Kampanye sering melibatkan massa yang besar dengan jarak sosial yang minimal dan sangat sedikit yang memakai masker.

Para juru kampanye politik dan kandidat juga terlihat tidak mengikuti protokol keamanan Covid-19.

Komisi pemilihan India mengeluarkan peringatan tentang pertemuan semacam itu di salah satu wilayah pemilihan utama, negara bagian Benggala Barat.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X