Pasien Covid-19 di India Menumpuk, Rumah Sakit Putus Asa Kehabisan Oksigen

Kompas.com - 24/04/2021, 14:38 WIB
Petugas kesehatan bersiap untuk mengambil dari jenazah ambulans enam orang yang meninggal karena Covid-19 untuk dikremasi, di New Delhi, India, Senin (19/4/2021). AP PHOTO/ MANISH SWARUPPetugas kesehatan bersiap untuk mengambil dari jenazah ambulans enam orang yang meninggal karena Covid-19 untuk dikremasi, di New Delhi, India, Senin (19/4/2021).

NEW DELHI, KOMPAS.com – Covid-19 di India yang mengganas membuat rumah sakit di India putus asa akibat kehabisan stok oksigen pada Jumat (23/4/2021).

Lonjakan Covid-19 membuat beban besar pada sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia, tak terkecuali India yang beberapa hari terakhir mencatatkan rekor terparahnya.

Baca juga: Vaksin Dipandang Kurang Efektif Tangani Varian Baru Covid-19 di India

Fasilitas kesehatan di India kewalahan dan putus asa setelah pasokan oksigen kosong saking banyaknya pasien Covid-19.

"SOS (seruan gawat darurat) pasokan oksigen kurang dari satu jam di Max Smart Hospital & Max Hospital Saket," kata salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar di New Delhi di Twitter.

"Lebih dari 700 pasien dirawat, membutuhkan bantuan segera,” sambung pengumuman itu sebagaimana dilansir AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Negeri Anak Benua” pada Jumat melaporkan lebih dari 330.000 kasus Covid-19 terbaru dalam satu hari.

Baca juga: Covid-19 di India Kembali Catatkan Rekor Korban Meninggal Harian

Pada hari itu pula, ada sekitar 2.000 kematian dalam satu hari akibat Covid-19, memecahkan rekor kematian terparah akibat Covid-19 dalam sehari.

Selain itu, sebanyak 13 pasien Covid-19 meninggal dunia ketika terjadi kebakaran di rumah sakit tempat mereka dirawat di Mumbai.

Beberapa wilayah di India sekarang semakin memperketat pembatasannya.

Ibu kota India, New Delhi, diisolasi dan semua layanan non-esensial dilarang di Negara Bagian Maharashtra.

Baca juga: Apakah yang Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di India?

Negara Bagian Uttar Pradesh, rumah bagi 240 juta jiwa, juga ditutup pada akhir pekan ini.

Negara lain telah menutup pintunya bagi India karena takut varian baru dari India menyebar dengan cepat.

Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis menjadi negara terbaru yang menangguhkan penerbangan dari India sementara Kanada menyetop penerbangan dari India dan Pakistan.

Baca juga: Virus Corona di India: Pasien Terpaksa Berbaring di Luar Rumah Sakit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.