Corona di India Memburuk, Banyak Pasien Kini Berusia Muda

Kompas.com - 23/04/2021, 10:08 WIB
Petugas medis mengambil sampel lendir dari tes swab Covid-19 seorang gadis cilik, di Srinagar, India, pada 21 April 2021. AFP PHOTO/TAUSEEF MUSTAFAPetugas medis mengambil sampel lendir dari tes swab Covid-19 seorang gadis cilik, di Srinagar, India, pada 21 April 2021.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 India semakin memburuk, dan pasiennya sekarang banyak yang berusia muda.

Beberapa dokter menduga orang-orang di bawah usia 45 tahun rentan tertular karena pergi bekerja dan sering makan di luar, tetapi tidak ada bukti pastinya.

Anak-anak muda itu juga bisa lebih rentan terhadap varian mutasi ganda baru, yang ditemukan pada 60 persen sampel di Maharashtra, negara bagian dengan dampak corona di India terparah.

Baca juga: Covid-19 di India Makin Gawat, Lampaui 300.000 Kasus dalam Sehari

Negara berpenduduk 1,3 miliar ini sedang dilanda gelombang baru yang mencatatkan 1 juta kasus Covid-19 dalam seminggu. Otoritas setempat pun kelabakan.

Di negara dengan 65 persen penduduknya berusia di bawah 35 tahun itu, ada kekhawatiran yang semakin besar tentang dampaknya terhadap kaum muda.

Petugas medis mengambil sampel dari swab mulut seorang pria muda yang tes Covid-19, sementara orang-orang lainnya mengantre giliran tes di sebuah rumah sakit Hyderabad, India, pada Senin (19/4/2021).AP PHOTO/MAHESH KUMAR A Petugas medis mengambil sampel dari swab mulut seorang pria muda yang tes Covid-19, sementara orang-orang lainnya mengantre giliran tes di sebuah rumah sakit Hyderabad, India, pada Senin (19/4/2021).
Kepala Menteri New Delhi Arvind Kejriwal mengatakan, 65 persen pasien baru Covid-19 India sekarang berusia di bawah 45 tahun.

Badan penelitian medis India tidak memiliki rincian demografi kasusnya, tetapi dokter di kota-kota besar memastikan ada lebih banyak pasien muda yang datang ke rumah sakit.

"Kami juga melihat anak-anak di bawah usia 12 dan 15 tahun dirawat dengan gejala pada gelombang kedua," kata Khusrav Bajan konsultan di Mumbai's PD Rumah Sakit Nasional Hinduja, dan anggota gugus tugas Covid-19 Maharashtra.

"Tahun lalu praktis tidak ada anak-anak," lanjutnya dikutip dari AFP.

Baca juga: Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Kerabat pasien meninggal Covid-19 tak kuasa menahan kesedihannya di luar rumah sakit Lok Nayak Jaiprakash Narayan, New Delhi, India, pada Rabu (21/4/2021). India mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu 314.000 pada Kamis (22/4/2021).AP PHOTO Kerabat pasien meninggal Covid-19 tak kuasa menahan kesedihannya di luar rumah sakit Lok Nayak Jaiprakash Narayan, New Delhi, India, pada Rabu (21/4/2021). India mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu 314.000 pada Kamis (22/4/2021).
Di negara bagian Gujarat, ahli paru Amit Dave mengatakan, orang-orang usia muda mengalami keparahan yang meningkat dari virus corona di paru-paru, jantung, dan ginjal mereka.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X