Derek Chauvin Dijebloskan ke Sel Keamanan Maksimum, 23 Jam Diisolasi

Kompas.com - 22/04/2021, 17:03 WIB
Dalam foto yang dirilis Penjara Hennepin County pada 31 Mei 2020, nampak Derek Chauvin ketika diambil tampak depan dan samping. Mantan polisi Minneapolis itu dituding membunuh George Floyd, setelah videonya menindih leher pria kulit hitam berusia 46 tahun selama hampir sembilan menit viral di media sosial. AFP PHOTO/Hennepin County Jail/HANDOUTDalam foto yang dirilis Penjara Hennepin County pada 31 Mei 2020, nampak Derek Chauvin ketika diambil tampak depan dan samping. Mantan polisi Minneapolis itu dituding membunuh George Floyd, setelah videonya menindih leher pria kulit hitam berusia 46 tahun selama hampir sembilan menit viral di media sosial.

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com – Derek Chauvin dijebloskan ke penjara dan diisolasi selama 23 jam dalam sehari di sel khusus dengan keamanan maksimum.

Derek Chauvin merupakan mantan petugas polisi yang dihukum karena membunuh George Floyd di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS).

Di penjara keamanan maksimum tersebut, petugas akan memeriksa Chauvin setiap 30 menit sekali.

Baca juga: Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Makanannya juga dikirim ke selnya dan dia akan menjalani pemeriksaan kesehatan mental setiap tiga bulan sekali.

Melansir Sky News, Kamis (22/4/2021) Juru Bicara Departemen Pemasyarakatan Minnesota mengatakan, isolasi tersebut demi keamanan Derek Chauvin.

Dalam persidangan pada Rabu (21/4/2021), para juri dengan suara bulat menghukum Chauvin atas pembunuhan George Floyd.

Derek Chauvin menindih leher George Floyd dengan lututnya selama sembilan menit hingga akhirnya George Floyd meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Joe Biden Lega Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah dalam Kematian George Floyd

Awalnya, Derek Chauvin mengaku tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat dua, tingkat tiga, dan pembunuhan tak disengaja.

Tapi setelah bermusyawarah selama 10,5 jam, para juri sepakat menghukum pria berusia 45 tahun itu dengan segala tuduhan.

Di bawah hukum Minnesota, dia bakal dipenjara selama 12,5 tahun karena ini merupakan vonis pertamanya.

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X