Kompas.com - 21/04/2021, 16:05 WIB
Bentrok antara demonstran dan pihak keamanan di Yangon, Myanmar. AFP PHOTO/MIN HTAT SANBentrok antara demonstran dan pihak keamanan di Yangon, Myanmar.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Hampir 250.000 orang di Myanmar mengungsi sebagai akibat kebrutalan junta militer yang menindak penentang kudeta.

Militer menggunakan kekerasan saat meredam aksi protes setelah kudeta yang menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Kelompok pemantau lokal menuturkan, ada 738 orang tewas dan sekitar 3.300 lainnya ditahan sejak demonstrasi bergulir.

Baca juga: Penindasan Kelompok Agama Minoritas di China dan Myanmar Terparah di Dunia

Kengerian itu juga disikapi Pelapor Khusus PBB untuk Situasi di Myanmar, Tom Andrews dalam kicauannya di Twitter.

"Serangan junta militer sudah menyebabkan hampir 250.000 orang mengungsi, berdasarkan sumber kami," kata Andrews.

Dia pun menyerukan supaya komunitas internasional bergerak cepat dan mendinginkan bencana kemanusiaan di negara Asia Tenggara tersebut.

LSM Free Burma Rangers menerangkan, setidaknya 24.000 orang menyingkir dari Negara Bagian Karen.

Dilansir AFP Rabu (21/4/2021), sebebnya adalah junta mengerahkan serangan udara dan darat pada awal April.

Juru bicara brigade lima Karen National Union, Padoh Mann Mann berkata ada 2.000 orang yang pergi ke perbatasan Thailand.

Baca juga: Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Sisanya berusaha menyembunyikan diri. "Mereka melarikan diri ke hutan yang terletak dekat desa mereka," kata Mann Mann.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X