Kompas.com - 21/04/2021, 08:51 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjawab pertanyaan dalam konferensi pers perdananya di Ruangan Timur Gedung Putih, Washington DC, pada 25 Maret 2021. AFP PHOTO/JIM WATSONPresiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjawab pertanyaan dalam konferensi pers perdananya di Ruangan Timur Gedung Putih, Washington DC, pada 25 Maret 2021.

 

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Joe Biden menyambut baik keputusan pengadilan pada Selasa (20/4/2021), yang menyatakan mantan polisi Minneapolis, Derek Chauvin bersalah dalam kematian George Floyd.

"Aku tidak bisa bernapas. Itu kata-kata terakhir George Floyd," kata Biden.

"Kita tidak bisa membiarkan kata-kata itu mati bersamanya (Floyd). Kita harus terus mendengar kata-kata itu. Kita tidak boleh berpaling (meninggalkan kasus rasial)," lanjut seperti yang dilansir dari CNN pada Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Tangis Kebahagiaan setelah Sidang Pembunuhan George Floyd Berakhir Manis

“Ini bisa menjadi momen perubahan yang signifikan,” harapnya.

Sejak awal kampanye kepresidenannya, telah memberikan perhatian terhadap kasus rasial di Amerika Serikat. Ia bersumpah untuk mengatasi masalah ketidaksetaraan dan bias sistemik.

Putusan pada Selasa (20/4/2021), membawa masalah-masalah diskriminasi rasial khususnya terhadap orang kulit hitam, terangkat ke permukaan di bawah pemerintahan Biden, yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut laporan CNN, Biden telah memantau persidangan dari kasus kematian George Floyd dengan cermat dari Gedung Putih.

Baca juga: Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Ia berusaha hati-hati mengkalibrasi antara tanggapan yang direncanakan soal masalah rasial secara luas, dengan hasil persidangan George Floyd.

Dia khawatir tentang potensi kerusuhan, jika vonis yang keluar adalah tidak bersalah. Ia lega saat vonis dijatuhkan adalah Derek Chauvin bersalah.

"Kami mengawasi setiap detik ini," katanya kepada keluarga Floyd melalui panggilan telepon tak lama setelah putusan dibacakan di ruang sidang, "Kami semua sangat lega."

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X