Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Kompas.com - 19/04/2021, 22:12 WIB
Simpatisan Tehrik-e-Labaik Pakistan memblokade sebuah jalan di kota Lahore untuk menuntut pembebasan pemimpinnya, Saad Rizvi, Minggu (18/4/2021). AP/K M CHAUDARY via DW INDONESIASimpatisan Tehrik-e-Labaik Pakistan memblokade sebuah jalan di kota Lahore untuk menuntut pembebasan pemimpinnya, Saad Rizvi, Minggu (18/4/2021).

LAHORE, KOMPAS.com - Sebelas personel kepolisian dibebaskan menyusul negosiasi antara pemerintah dan perwakilan Tehrik-e-Labaik Pakistan (TLP) yang membarikade diri di kantor pusatnya di timur Lahore.

TLP mengklaim setidaknya tiga anggotanya tewas akibat bentrokan dengan kepolisian, Senin (19/4/2021).

Foto-foto yang menampilkan sandera dengan lilitan perban di bagian kepala, kaki atau lengan, diunggah ke media sosial oleh para pelaku. "Mereka sudah membebaskan kesebelas polisi yang disandera,” kata Menteri Dalam Negeri, Sheikh Rashid Ahmad.

Baca juga: Partai Radikal Pakistan Lepaskan 11 Polisi Setelah Demo Anti-Perancis


Firdous Ashiq Awan, juru bicara pemerintahan provinsi Punjab, mengatakan para sandera sempat dibawa ke sebuah masjid yang dikelola TLP di Lahore, di mana ratusan suporter sudah membarikade diri.

"Kelompok bersenjatakan bom bensin dan botol berisikan cairan asam, menyerbu pos polisi Nawankot pagi ini,” tulisnya via Twitter, Minggu (18/4/2021), ketika simpatisan TLP membalas dendam.

Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan perwira senior kepolisian dari pos polisi yang diserbu TLP sedang disandera. Dia terlihat berbicara di depan kamera dengan wajah tanpa eskspresi.

Protes antipenistaan agama

Bentrokan terjadi sepanjang pekan lalu, ketika ribuan simpatisan TLP menuntut pengusiran duta besar Perancis sebagai balasan atas karikatur Nabi Muhammad. Pemerintah di Paris sudah mengimbau warganya di Pakistan agar secepatnya hengkang.

Baca juga: Perancis Imbau Semua Warganya Tinggalkan Pakistan, Ada Apa?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan Perwakilan Barat di Norwegia, Taliban Minta Aset Dicairkan

Temuan Perwakilan Barat di Norwegia, Taliban Minta Aset Dicairkan

Global
Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
Wanita Ini Memaksa Seorang Ibu untuk Menjual Anaknya dengan Menawarkan Rp7,1 Miliar

Wanita Ini Memaksa Seorang Ibu untuk Menjual Anaknya dengan Menawarkan Rp7,1 Miliar

Global
Setelah Kisahnya Tersebar, Rohana Mengaku Dapat Tawaran Kuliah dari 2 Universitas di Malaysia

Setelah Kisahnya Tersebar, Rohana Mengaku Dapat Tawaran Kuliah dari 2 Universitas di Malaysia

Global
NASA: Letusan Gunung Api Tonga Ratusan Kali Lebih Kuat dari Bom Atom Hiroshima

NASA: Letusan Gunung Api Tonga Ratusan Kali Lebih Kuat dari Bom Atom Hiroshima

Global
China Cabut Lockdown di Xi'an Jelang Olimpiade Beijing

China Cabut Lockdown di Xi'an Jelang Olimpiade Beijing

Global
Pemburu Harta Karun Amatir Berhasil Gali Tumpukan Emas Celtic Berusia 2.000 Tahun

Pemburu Harta Karun Amatir Berhasil Gali Tumpukan Emas Celtic Berusia 2.000 Tahun

Global
Jean-Jacques Savin, Petualang Perancis Tewas dalam Misi Mendayung Solo Melintasi Atlantik

Jean-Jacques Savin, Petualang Perancis Tewas dalam Misi Mendayung Solo Melintasi Atlantik

Global
Selama 2021, China Menghukum Lebih dari 600.000 Pejabat, Ini Alasannya

Selama 2021, China Menghukum Lebih dari 600.000 Pejabat, Ini Alasannya

Global
UEA Cegat 2 Rudal Balistik yang Ditembakkan Houthi dari Yaman

UEA Cegat 2 Rudal Balistik yang Ditembakkan Houthi dari Yaman

Global
China Terbangkan 39 Pesawat Tempur ke ADIZ Taiwan, Terbanyak Kedua yang Tercatat

China Terbangkan 39 Pesawat Tempur ke ADIZ Taiwan, Terbanyak Kedua yang Tercatat

Global
Usai Mundur dari Pilpres Italia, Silvio Berlusconi Masuk Rumah Sakit Lagi

Usai Mundur dari Pilpres Italia, Silvio Berlusconi Masuk Rumah Sakit Lagi

Global
Ribuan Orang Berdemo Menentang Mandat Masker dan Vaksin di AS

Ribuan Orang Berdemo Menentang Mandat Masker dan Vaksin di AS

Global
Ukraina-Rusia Makin Tegang, AS Perintahkan Warganya Segera Keluar dari Kiev

Ukraina-Rusia Makin Tegang, AS Perintahkan Warganya Segera Keluar dari Kiev

Global
Terungkap Syarat AS ke Iran untuk Bisa Kembali Patuh ke Kesepakatan Nuklir 2015

Terungkap Syarat AS ke Iran untuk Bisa Kembali Patuh ke Kesepakatan Nuklir 2015

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.