Putin Bertanggung Jawab Secara Personal atas Nyawa Alexei Navalny

Kompas.com - 19/04/2021, 14:07 WIB
Foto Alexei Navalny diunggah di instagramnya pada 15 Maret, tokoh oposisi Putin ini melakukan mogok makan pada 31 Maret, menuntut perawatan medis yang tepat. NAVALNY via INSTAGRAMFoto Alexei Navalny diunggah di instagramnya pada 15 Maret, tokoh oposisi Putin ini melakukan mogok makan pada 31 Maret, menuntut perawatan medis yang tepat.

MOSKWA, KOMPAS.com - Hampir selusin politisi Rusia telah menerbitkan surat terbuka kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Mereka mengatakan pemimpin Rusia itu secara pribadi bertanggung jawab atas kehidupan kritikus Kremlin Alexei Navalny, yang melakukan mogok makan di penjara di kota Pokrov, Rusia.

"Kondisi kesehatan terpidana Alexei Navalny mengancam nyawanya," kata surat yang ditandatangani 11 politisi yang mewakili beberapa DPRD itu, seraya menuntut dokter independen segera diizinkan mengunjungi Navalny.

Baca juga: AS Ancam Rusia Jika Alexei Navalny sampai Tewas

Tokoh oposisi Putin itu melakukan mogok makan pada 31 Maret. Dia menuntut "perawatan medis yang tepat" dan untuk diperiksa oleh dokter independen.

Tim Navalny mengatakan tidak dapat masuk ke penjara di Pokrov.

Para sekutunya telah meningkatkan keprihatinan tentang kesehatan kritikus Kremlin dipenjara itu. Navalny menurut mereka "sedang sekarat" dan dokternya mengatakan tes medis menunjukkan dia semakin berisiko mengalami gagal ginjal dan masalah jantung.

CNN tidak dapat memverifikasi status kesehatan Navalny secara independen.

"Kami menganggap apa yang terjadi dalam hubungannya dengan Navalny sebagai upaya atas kehidupan politisi itu, yang dilakukan atas dasar kebencian pribadi dan politik," kata surat yang terbuka untuk ditandatangani oleh warga Rusia.

Surat itu pertama kali dibagikan dan diedarkan pada Sabtu malam (17/4/2021).

"Anda, Presiden Federasi Rusia, secara pribadi bertanggung jawab atas kehidupan Alexei Navalny di wilayah Federasi Rusia, termasuk di fasilitas penjara - (Anda memikul tanggung jawab ini) kepada Navalny sendiri, kepada kerabatnya, dan kepada seluruh dunia," tulis surat itu, sambil juga menyerukan peninjauan dan pembatalan semua kasus kriminal Navalny.

Baca juga: Dubes Rusia: Alexei Navalny Tak Akan Dibiarkan Mati di Penjara

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, 40 Tewas termasuk Anak-anak

Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, 40 Tewas termasuk Anak-anak

Global
Unik Global: Wanita Berkali-kali Hamil, Hindari Hukuman Penjara | Emas dan Segepok Uang Ditemukan di Sofa Buangan

Unik Global: Wanita Berkali-kali Hamil, Hindari Hukuman Penjara | Emas dan Segepok Uang Ditemukan di Sofa Buangan

Global
Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Global
Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Global
Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Global
Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Global
Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Global
Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Global
Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Global
China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

Global
Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Global
Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Global
Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Global
Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Global
Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Global
komentar
Close Ads X