India Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Pasokan Global Makin Kritis

Kompas.com - 19/04/2021, 10:00 WIB
India melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh.
AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGHIndia melaporkan lebih dari 200.000 kasus virus corona baru, pada Kamis (15/4/2021), dengan 14 juta secara keseluruhan terinfeksi, dan semakin intensif membebani sistem perawatan kesehatan yang rapuh.

NEW DELHI, KOMPAS.com - India kehabisan vaksin Covid-19 di tengah kebrutalan gelombang kedua, yang telah menyebabkan kasus dan kematian di negara itu melonjak hingga kembali ke level tertinggi.

Setidaknya lima negara bagian India sekarang melaporkan kekurangan dosis vaksin. Mereka mendesak pemerintah untuk memenuhi permintaan domestik, yang sebelumnya telah dilakukan dengan membatasi ekspor vaksin Covid-19.

Jika ekspor dibatasi lebih jauh maka itu akan membahayakan pasokan global, termasuk 5 juta dosis AstraZeneca menuju Inggris.

Baca juga: Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

India biasanya memproduksi 60 persen vaksin yang digunakan di seluruh dunia dan merupakan rumah bagi pembuat vaksin terbesar di dunia, Serum Institute of India (SII).

Covax, program yang merupakan respons untuk mengirimkan vaksin ke negara-negara miskin, kini telah memperingatkan bahwa pengiriman vaksin dari SII akan ditunda.

Hal itu akan terjadi setidaknya hingga akhir bulan karena permintaan vaksin Covid-19 domestik India meningkat.

Sementara itu juru bicara Departemen Kesehatan Inggris tidak dapat mengatakan kapan 5 juta dosis AstraZeneca yang akan tiba bulan ini benar-benar akan muncul. Inggris kata dia, tidak mengharapkan dosis apa pun dari India setelah itu.

Gelombang kedua negara itu diperkirakan didorong oleh varian Covid-10 yang bermutasi ganda, yang sekarang menyebar di Inggris.

Para ilmuwan meyakini mutasi ini membuat virus lebih menular dan dapat mengurangi keefektifan vaksin saat ini.

Menurut Daily Mail pada Minggu (18/4/2021), India melaporkan lebih dari 261.000 kasus baru Covid-19 harian, korban pandemi satu hari tertinggi sejauh ini. Jumlah tertinggi itu terus naik dalam empat hari berturut-turut.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X