Pria Ini Nikahi Istrinya 4 Kali dalam 37 Hari, demi Cuti Maksimal dari Kantor

Kompas.com - 18/04/2021, 12:08 WIB
Ilustrasi pernikahan. PEXELS/DEEPAK KHIRODWALAIlustrasi pernikahan.

TAIPEI, KOMPAS.com - Seorang pria di Taiwan menikahi istri yang sama empat kali, demi mendapat jumlah cuti menikah maksimal dari kantornya.

Uniknya lagi, pria tersebut melakukannya hanya dalam 37 hari dengan menceraikan istrinya tiga kali.

Menurut Times Now News yang dilansir Newsweek pada Kamis (15/4/2021), pria Taiwan itu bekerja di bank yang memberikan jatah cuti menikah delapan hari.

Baca juga: Pasangan Gay Thailand Ini Menikah, Dapat Ancaman Mati Netizen Indonesia

Setelah pernikahan pertamanya pada April 2020, ia dan istrinya mengajukan cerai pada akhir cuti.

Keesokan harinya mereka menikah lagi, dan pengantin pria meminta cuti lagi dari kantornya.

Dia dan istrinya mengulangi proses itu sampai mereka menikah empat kali dan cerai tiga kali.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan begitu, si pria bisa mengajukan total 32 hari cuti menikah.

Namun perusahaannya menyadari gelagat tersebut, dan bank menolak memberi cuti selain delapan hari dari pernikahahan pertama.

Baca juga: Sudah Menikah 2 Tahun, Pasangan Ini Bayar Sampai Tidur pun Terpisah

Pengantin pria tidak menyerah. Setelah pernikahan keempat dia menggugat bank secara hukum, dengan tuntutan tidak memenuhi hak cutinya.

Menurut Pasal 2 Aturan Cuti Tenaga Kerja di Taiwan, seorang karyawan berhak cuti berbayar selama delapan hari untuk menjalani pernikahan.

Pria itu merasa dengan menikah empat kali artinya dia bisa mendapat cuti 32 hari.

Biro Tenaga Kerja Taipei kemudian menyelidiki kasus ini, setelah menerima pengaduan dan memenangkan gugatan pengantin pria pada Oktober 2020.

Baca juga: Wanita Ini Kaget, Istri Anaknya Ternyata adalah Putrinya yang Lama Hilang

Bank lalu mengajukan banding, mengklaim bahwa penyalahgunaan cuti pernikahan bukan alasan sah cuti berdasarkan Peraturan Cuti Pekerja, menurut New Talk Taiwan.

Kemudian pada 10 April 2021 banding bank ditolak, dan putusan awal didukung oleh Biro Tenaga Kerja Beishi.

Meski begitu, kedua lembaga hukum tersebut menyadari si pria menemukan celah dalam UU Ketenagakerjaan Taiwan.

Bank kemudian didenda 20.000 dollar Taiwan (Rp 10,3 juta) karena melanggar hak cuti karyawannya, menurut laporan Times Now News.

Baca juga: Suami Lupa Sudah Menikah, Istri Menunggu Sendirian di Kamar Hotel


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Publik China Berduka Setelah Babi Penyintas Gempa Kuat 2008 Mati

Publik China Berduka Setelah Babi Penyintas Gempa Kuat 2008 Mati

Global
Kim Jong Un Akui Korea Utara Krisis Pangan

Kim Jong Un Akui Korea Utara Krisis Pangan

Global
Turki Ambil Alih Bandara Kabul Setelah NATO Pergi dari Afghanistan

Turki Ambil Alih Bandara Kabul Setelah NATO Pergi dari Afghanistan

Global
Kim Jong Un: Korea Utara Siap Berdialog atau Berkonfrontasi dengan AS

Kim Jong Un: Korea Utara Siap Berdialog atau Berkonfrontasi dengan AS

Global
Selang Sehari, Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

Selang Sehari, Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

Global
Dubes AS Waspadai Pengaruh China di PBB

Dubes AS Waspadai Pengaruh China di PBB

Global
POPULER GLOBAL: Albert Einstein Prediksi Kejatuhan Israel | Berlian 1.098 Karat Ditemukan di Botswana

POPULER GLOBAL: Albert Einstein Prediksi Kejatuhan Israel | Berlian 1.098 Karat Ditemukan di Botswana

Global
Anggota Tim Sepak Bola Nasional Myanmar Tak Mau Pulang, Cari Suaka di Jepang

Anggota Tim Sepak Bola Nasional Myanmar Tak Mau Pulang, Cari Suaka di Jepang

Global
Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Kisah Misteri: 5 Fakta Mengerikan Perang Waterloo yang Akhiri Kekuasaan Napoleon Bonaparte

Internasional
Kenapa Pemain Italia Suka Teriak Saat Nyanyi Lagu Kebangsaan? Ini Sejarahnya...

Kenapa Pemain Italia Suka Teriak Saat Nyanyi Lagu Kebangsaan? Ini Sejarahnya...

Global
1000 Lebih Pengungsi Rohingya di Bangladesh Terserang Wabah Diare, 4 Orang Tewas

1000 Lebih Pengungsi Rohingya di Bangladesh Terserang Wabah Diare, 4 Orang Tewas

Global
Remaja Palestina Tewas Ditembak oleh Militer Israel dalam Bentrokan di Tepi Barat

Remaja Palestina Tewas Ditembak oleh Militer Israel dalam Bentrokan di Tepi Barat

Global
'Batu Permata' Misterius Ditemukan di Afrika Selatan, 1.000 Lebih Orang Berburu Harta

"Batu Permata" Misterius Ditemukan di Afrika Selatan, 1.000 Lebih Orang Berburu Harta

Global
Pakar: Biden dan Putin Tidak Akan Berteman meski Pertemuan 'Sangat Konstruktif'

Pakar: Biden dan Putin Tidak Akan Berteman meski Pertemuan "Sangat Konstruktif"

Global
AS Vs China, dari Pandemi Covid-19 ke Ideologi

AS Vs China, dari Pandemi Covid-19 ke Ideologi

Global
komentar
Close Ads X