Lagi, Warga Singapura Patungan Rp 1,5 Miliar untuk Bayar Denda Pengkritik PM Lee

Kompas.com - 16/04/2021, 16:32 WIB
Poster penggalangan dana di Facebook Roy Ngerng, pengkritik PM Singapura Lee Hsien Loong, yang didenda 150.000 dollar Singapura (Rp 1,63 miliar) dan meminta bantuan dana untuk membayar 144.000 dollar Singapura (RP 1,5 miliar) sisanya. FACEBOOK ROY YI LING NGERNGPoster penggalangan dana di Facebook Roy Ngerng, pengkritik PM Singapura Lee Hsien Loong, yang didenda 150.000 dollar Singapura (Rp 1,63 miliar) dan meminta bantuan dana untuk membayar 144.000 dollar Singapura (RP 1,5 miliar) sisanya.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang aktivis Singapura berhasil mengumpulkan uang 144.000 dollar Singapura (Rp 1,5 miliar) melalui patungan warga "Negeri Singa", untuk membayar denda kepada Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Ini adalah kedua kalinya pada April 2021 warga Singapura patungan untuk membayar denda pengkritik PM Lee.

Pengkritik PM Lee kali ini adalah Roy Ngerng, mantan pegawai pemerintah yang dinyatakan bersalah pada 2014 karena mencemarkan nama baik Lee.

Baca juga: Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Di blognya Roy Ngerng menuduh Lee menyelewengkan dana pensiun negara.

Roy Ngerng kemudian didenda 150.000 dollar Singapura (Rp 1,63 miliar), yang dia bayar dengan cara mencicil.

Ngerng yang sekarang tinggal di Taiwan, kemudian mengajukan permohonan secara online untuk melunasi sisa denda 144.000 dollar Singapura kepada PM Lee, setelah blogger lain berhasil melakukannya awal bulan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ngerng pada Jumat (16/4/2021) mengumumkan, ia sukses mencapai nominal yang dikehendaki dalam sembilan hari penggalangan dana, dengan lebih dari 2.000 orang yang menyumbang.

Hello everyone, We have made it! As of 11.45am today, you have helped raised S$144,389.14 to pay the money Singapore's...

Posted by Roy Yi Ling Ngerng on Thursday, April 15, 2021

"Setelah 7 tahun yang panjang, kalian bersatu untuk membantu saya melewati rintangan ini, dan melanjutkan ke babak berikutnya dalam hidupku," tulisnya di Facebook.

"Saya tidak bisa cukup berterima kasih," lanjutnya.

Kantor berita AFP mewartakan, Ngerng sebelumnya sudah mengumpulkan lebih dari 112.000 dollar Singapura (Rp 1,22 miliar) melalui penggalangan dana, tetapi uang itu habis untuk biaya hukum selama pembelaannya.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serba-serbi Museum CPC: 'Rumah Spiritual' Partai Komunis China

Serba-serbi Museum CPC: "Rumah Spiritual" Partai Komunis China

Global
Kapal Induk Inggris HMS Queen Elizabeth Diluncurkan untuk Lawan ISIS

Kapal Induk Inggris HMS Queen Elizabeth Diluncurkan untuk Lawan ISIS

Global
India akan Pakai Drone Jarak Jauh, Jangkau Kiriman Vaksin di Pelosok

India akan Pakai Drone Jarak Jauh, Jangkau Kiriman Vaksin di Pelosok

Global
Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Global
Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Global
Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Global
Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Global
Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Global
WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

Global
Bunuh Ayah Tiri yang Jadi Suaminya karena Diperkosa, Wanita Ini Disidang

Bunuh Ayah Tiri yang Jadi Suaminya karena Diperkosa, Wanita Ini Disidang

Global
Siksa dan Bunuh ART Secara Tidak Manusiawi, Wanita Singapura Dipenjara 30 Tahun

Siksa dan Bunuh ART Secara Tidak Manusiawi, Wanita Singapura Dipenjara 30 Tahun

Global
Kartel Narkoba Meksiko Sinaloa Siksa dan Gantung Mayat Kelompok Rival

Kartel Narkoba Meksiko Sinaloa Siksa dan Gantung Mayat Kelompok Rival

Global
Operasi Kontra-Terorisme JTF 2 Kanada, Totalitas Membantu AS

Operasi Kontra-Terorisme JTF 2 Kanada, Totalitas Membantu AS

Global
PBB Didesak Selidiki Presiden Baru Iran Atas Pembunuhan pada 1980-an

PBB Didesak Selidiki Presiden Baru Iran Atas Pembunuhan pada 1980-an

Global
Tim SWAT Tiba-tiba Lockdown Mall Setelah Terima Laporan Ada Penembak Aktif

Tim SWAT Tiba-tiba Lockdown Mall Setelah Terima Laporan Ada Penembak Aktif

Global
komentar
Close Ads X