Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Kompas.com - 14/04/2021, 19:05 WIB
Ilustrasi sapi ShutterstockIlustrasi sapi

Dia mengaku tidak khawatir menyinggung China, yang merupakan mitra dagang terbesar Selandia Baru dan pembeli besar ternak hidup.

“Ini bukan tentang China. Ini tentang kesejahteraan hewan,” ujarnya O'Connor. "Kami memiliki hubungan yang dewasa dengan mereka, dan saya yakin mereka memahami posisi kami."

Larangan tersebut tidak memengaruhi hewan hidup yang diangkut melalui udara, seperti kuda pacuan.

Federated Farmers, kelompok lobi untuk peternak, mengatakan para eksportirnya mematuhi standar kesejahteraan hewan yang sangat tinggi. Dia mengaku terkejut dengan larangan tersebut.

Walau begitu, kelompok tersebut mengatakan masa transisi akan memberi petani kesempatan untuk menghormati komitmen yang ada, dan mempertimbangkan pilihan masa depan mereka.

Baca juga: Hati-hati Konsumsi Hewan Ini Berpotensi Picu Virus Lebih Bahaya dari Covid-19

Anggota parlemen oposisi Mark Cameron, dari Partai Libertarian ACT, mengatakan keputusan itu emosional, mahal dan mengecewakan bagi peternak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok hak asasi hewan SAFE, yang telah lama mendorong pelarangan ini, menyambut baik berita tersebut.

Kepala eksekutif Debra Ashton mengatakan hewan tidak akan lagi menderita di negara dengan standar kesejahteraan yang lebih rendah.

Namun, Ashton mengatakan khawatir bahwa ratusan ribu sapi masih dapat diekspor melalui laut selama dua tahun ke depan, dan ekspor hewan seperti anak ayam dan belut melalui udara akan terus berlanjut.

Halaman:

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X