Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salip Truk, 20 Orang Tewas

Kompas.com - 14/04/2021, 16:57 WIB
Tim penyelamat berada di depan bangkai bus di Provinsi Assiut, Mesir. Sebanyak 20 orang tewas saat bus terbalik dan terbakar karena berusaha menyalip truk. FACEBOOK/ASSIUT GOVERNORATE via Sky NewsTim penyelamat berada di depan bangkai bus di Provinsi Assiut, Mesir. Sebanyak 20 orang tewas saat bus terbalik dan terbakar karena berusaha menyalip truk.

KAIRO, KOMPAS.com - Sebanyak 20 orang tewas di Mesir, ketika sebuah bus terbalik dan terbakar saat hendak menyalip truk.

Kecelakaan itu terjadi di Provinsi Assiut, sekitar 320 km dari Kairo. Gubernur Assiut Essam Saad berujar, bus itu awalnya berangkat dari ibu kota.

Baca juga: Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kedua kendaraan itu dilaporkan dilalap api, dengan tim penyelamat berusaha mencari korban selamat dari puing-puing.

Selain 20 orang tewas, tiga lainnya terluka dengan 25 ambulans diberangkatkan ke lokasi kejadian, ujar pemerintah Assiut di Facebook.

Dilansir Sky News Selasa (13/4/2021) ribuan orang tewas di Mesir setiap tahunnya dalam kecelakaan lalu lintas.

Mengebut, jalanan yang buruk, serta lemahnya penegakan lalu lintas menjadi penyebab utama banyak nyawa melayang.

Berdasarkan data statistik setempat, lebih dari 3.400 orang tewas dalam 10.000 kecelakaan sepanjang 2019.

Setahun sebelumnya atau di 2018, terdapat lebih dari 3.080 kematian dari 8.480 kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Kecelakaan Kereta Api Tewaskan 32 Orang, Presiden Mesir Keluarkan Ancaman


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasukan Israel Rilis Saat Mereka Membunuh Komandan Jihad Islam di Gaza

Pasukan Israel Rilis Saat Mereka Membunuh Komandan Jihad Islam di Gaza

Global
Video Viral Tunjukkan Ayah Ini Gendong Jenazah Putrinya ke Krematorium

Video Viral Tunjukkan Ayah Ini Gendong Jenazah Putrinya ke Krematorium

Global
India Dilanda Topan Ekstrem yang Menewaskan 12 Orang di Tengah Kasus Covid-19

India Dilanda Topan Ekstrem yang Menewaskan 12 Orang di Tengah Kasus Covid-19

Global
AS Berniat Jual Senjata ke Israel Senilai Rp 10,5 Triliun

AS Berniat Jual Senjata ke Israel Senilai Rp 10,5 Triliun

Global
Telepon PM Israel, Biden Dukung Gencatan Senjata di Gaza

Telepon PM Israel, Biden Dukung Gencatan Senjata di Gaza

Global
Bocah Palestina Ini Menangis Melihat Rumahnya Hancur oleh Serangan Israel

Bocah Palestina Ini Menangis Melihat Rumahnya Hancur oleh Serangan Israel

Global
Gara-gara Tantangan TikTok, Lebih dari 100 Remaja Terjebak di Ayunan Khusus Balita

Gara-gara Tantangan TikTok, Lebih dari 100 Remaja Terjebak di Ayunan Khusus Balita

Global
Misteri Pembunuhan di Hinterkaifeck, Semua Korban Ditemukan Tanpa Kepala

Misteri Pembunuhan di Hinterkaifeck, Semua Korban Ditemukan Tanpa Kepala

Global
Hasil Studi: Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Covid-19 India

Hasil Studi: Vaksin Pfizer dan Moderna Efektif Lawan Varian Covid-19 India

Global
Israel Tembakkan Artileri ke Lebanon Setelah Ditembak Roket

Israel Tembakkan Artileri ke Lebanon Setelah Ditembak Roket

Global
Ini Momen Pilot Israel Batalkan Serangan Udara di Gaza karena Melihat Anak-anak

Ini Momen Pilot Israel Batalkan Serangan Udara di Gaza karena Melihat Anak-anak

Global
Pengamat Nilai Tidak Ada Pelanggaran dalam Pemilu Myanmar 2020

Pengamat Nilai Tidak Ada Pelanggaran dalam Pemilu Myanmar 2020

Global
90.000 Dokter India dari Luar Negeri Bersedia Pulang Bantu Perangi Covid-19 di Tanah Air, tapi ...

90.000 Dokter India dari Luar Negeri Bersedia Pulang Bantu Perangi Covid-19 di Tanah Air, tapi ...

Global
Kim Jong Un Larang Jins Ketat karena Khawatir Bakal Mengganggu Rezimnya

Kim Jong Un Larang Jins Ketat karena Khawatir Bakal Mengganggu Rezimnya

Global
AS Kembali Bekukan Aset 13 Pejabat Militer Myanmar Melalui Sanksi Pemerintah

AS Kembali Bekukan Aset 13 Pejabat Militer Myanmar Melalui Sanksi Pemerintah

Global
komentar
Close Ads X