Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Kompas.com - 14/04/2021, 09:54 WIB
Militer AS berbaris pada November 2015. REUTERSMiliter AS berbaris pada November 2015.

BERLIN, KOMPAS.com - Amerika Serikat akan menambahkan lebih dari 500 tentara militer dan menempatkan secara permanen di Jerman dalam upaya untuk memperkuat hubungan bilateral.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan hal itu pada Selasa (13/4/2021) saat awal kunjungan resminya ke Eropa, seperti yang dilansir dari AFP pada hari yang sama.

Langkah tersebut menandai terobosan dari pemerintahan Presiden Joe Biden dengan sikap yang lebih antagonis terhadap Jerman dari pendahulunya Donald Trump.

Baca juga: Seluruh Tentara AS di Afghanistan Bakal Ditarik pada 11 September

Sebelumnya, Trump telah bergerak untuk mengurangi kehadiran pasukan AS di Jerman, landasan keamanan NATO sejak dimulainya Perang Dingin.

"Hari ini saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan meningkatkan kehadiran pasukan AS di Jerman," kata Austin kepada wartawan setelah berbicara dengan mitranya Annegret Kramp-Karrenbauer.

"Saya memberitahu menteri tentang niat kami untuk secara permanen menempatkan sekitar 500 personel AS tambahan di wilayah Wiesbaden pada awal musim gugur ini," lanjutnya.

Baca juga: Terkuak, Iran Berencana Serang Markas Tentara AS dan Bunuh Jenderal Angkatan Darat

Pemerintah Biden mengatakan pada Februari bahwa mereka akan menunda rencana penarikan kembali, sebuah langkah yang disambut hangat oleh pemerintah Jerman.

Amerika Serikat telah menempatkan pasukan tentaranya di Jerman sejak Perang Dunia II, tetapi jumlah mereka telah menurun sejak runtuhnya Tembok Berlin dari sekitar 200.000 tentara pada 1990 menjadi 34.500 saat ini.

Baca juga: Instalasi Militer di Irak Diserang Roket, 6 Orang Korban Termasuk Tentara AS

Meskipun prospek tersebut telah membayangi selama bertahun-tahun, keputusan Trump pada Juli lalu, untuk memindahkan 12.000 tentara AS dari Jerman masih mengejutkan.

Apalagi bagi otoritas di kota-kota Jerman, yang telah membangun hubungan ekonomi dan budaya yang kuat dengan militer AS.

Baca juga: Joe Biden Dikabarkan Izinkan Transgender Daftar Tentara AS

Dengan perubahan nada yang mencolok, Austin berjanji bahwa Jerman akan "terus menjadi mitra keamanan dan ekonomi yang penting" bagi Amerika Serikat "untuk tahun-tahun mendatang".

"Inilah mengapa memperkuat hubungan kami dengan Jerman menjadi prioritas utama bagi pemerintahan Biden-Harris," katanya.

Baca juga: Trump Konfirmasi Kehadiran Tentara AS di Irak akan Dipangkas


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, 40 Tewas termasuk Anak-anak

Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, 40 Tewas termasuk Anak-anak

Global
Unik Global: Wanita Berkali-kali Hamil, Hindari Hukuman Penjara | Emas dan Segepok Uang Ditemukan di Sofa Buangan

Unik Global: Wanita Berkali-kali Hamil, Hindari Hukuman Penjara | Emas dan Segepok Uang Ditemukan di Sofa Buangan

Global
Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Global
Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Global
Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Global
Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Global
Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Global
Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Global
Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Global
China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

Global
Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Global
Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Global
Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Global
Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Global
Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Global
komentar
Close Ads X