Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Kompas.com - 14/04/2021, 08:40 WIB
Ilustrasi pesawat terbang di tengah cuaca mendung dan awan cumulonimbus. Keberadaan awan cumulonimbus tidak hanya dapat memberi dampak cuaca ekstrem, tetapi juga mengganggu penerbangan. SHUTTERSTOCK/SkycolorsIlustrasi pesawat terbang di tengah cuaca mendung dan awan cumulonimbus. Keberadaan awan cumulonimbus tidak hanya dapat memberi dampak cuaca ekstrem, tetapi juga mengganggu penerbangan.

PARIS, KOMPAS.com – Parlemen Perancis tengah membahas rancangan undang-undang (RUU) yang melarang penerbangan jarak pendek untuk beberapa rute domestik.

RUU tersebut diajukan majelis rendah Parlemen Perancis alias Majelis Nasional pada akhir pekan sebagaimana dilansir Bloomberg Quint, Selasa (13/4/2021).

RUU tersebut merupakan bagian dari rencana pencegahan perubahan iklim yang lebih luas dan perlu dibahas lebih lanjut ke majelis tinggi Parlemen Perancis alias Senat.

Baca juga: 36 Hari Seorang Pilot Tersesat di Hutan Amazon Sendirian Setelah Alami Kecelakaan Pesawat

“Kebijakan ini benar-benar berpotensi untuk mempercepat semua opsi penerbangan yang berkelanjutan,” kata Venkat Viswanathan, seorang profesor di Universitas Carnegie Mellon.

Dia menambahkan, jika RUU tersebut benar-benar disahkan, itu akan mendorong penggunaan pesawat listrik di masa depan.

Sektor penerbangan adalah salah satu sektor penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar dan paling cepat tumbuh sebelum pandemi virus corona menyetop sektor ini.

Pada 2019, sektor ini menghasilkan sekitar 2 persen emisi karbon dioksida buatan manusia yang berkontribusi terhadap pemanasan global, menurut kelompok industri ATAG.

Di antara seluruh penerbangan, penerbangan jarak pendek merupakan salah satu penerbangan yang paling berpolusi.

Baca juga: Disuruh Membayar Anggur, Wanita Ini Malah Ancam Ledakkan Pesawat

Selisih Biaya

Bahan bakar dari fosil tetap menjadi pilihan yang paling murah, bahkan saat energi alternatif yang lebih bersih sedang dikembangkan.

Di satu sisi, bahan bakar hijau untuk penerbangan berkelanjutan hanya tersedia dalam volume kecil. Penerbangan bertenaga listrik untuk jarak kurang dari 643 kilometer hampir siap.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Hotel Bioskop Semakin Populer di China

Global
Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Warga Muslim India Padati Pasar untuk Persiapan Idul Fitri, Abaikan Prokes

Global
Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiket Hampir Rp 3 Miliar

Global
Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Kota Kecil di Brasil Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dengan 95 Persen Vaksinasi

Global
Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Potret Kuburan Sepeda di China, Hamparan Sampah Bekas Fasilitas Umum

Global
Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Kisah Desa yang Tolak Proyek Internet Elon Musk, Khawatir Sinyal Ganggu Ternak

Global
Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Uganda Buat UU Larang Tumbal Anak agar Orangtua Cepat Kaya, Pelanggar Dihukum Mati

Global
China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

China Remehkan Prediksi Roketnya Jatuh Tanpa Kendali ke Bumi

Global
Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Trauma Diperkosa Sejak Kecil, Wanita di Singapura Berupaya Bunuh Putra Kandungnya

Global
Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Global
Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Global
Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Global
Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Global
156 Kotak Misteri Disita di China, Berisi Anak Anjing dan Kucing dengan Kondisi Memprihatinkan

156 Kotak Misteri Disita di China, Berisi Anak Anjing dan Kucing dengan Kondisi Memprihatinkan

Global
Agar Anaknya Aman, Wanita Bangun Jembatan Penyeberangan dari Uang Sendiri, Habis Rp 2,1 Miliar

Agar Anaknya Aman, Wanita Bangun Jembatan Penyeberangan dari Uang Sendiri, Habis Rp 2,1 Miliar

Global
komentar
Close Ads X