Aktivitas Militer Melonjak, AS dan China Kerahkan Kapal Induk ke Laut China Selatan

Kompas.com - 13/04/2021, 10:17 WIB
Teritorial Laut China Selatan yang di klaim China -Teritorial Laut China Selatan yang di klaim China

BEIJING, KOMPAS.com - Aktivitas militer di Laut China Selatan melonjak selama akhir pekan, ketika kapal induk China memasuki wilayah tersebut dan kelompok ekspedisi Angkatan Laut AS menyelesaikan latihan gabungan.

AS dan Filipina sedang mempersiapkan latihan bersama, ketika Menteri Pertahanan AS mengusulkan cara untuk memperdalam kerja sama militer antara Washington dan Manila. Ini terjadi setelah China mengerahkan kapal di perairan yang disengketakan.

Baca juga: Singgung Laut China Selatan, AS-Filipina Bakal Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Global Times yang dikelola pemerintah China pada Minggu (11/4/2021) mengatakan kapal induk pertama negara itu, Liaoning, berlayar ke Laut China Selatan pada Sabtu (10/4/2021).

Kapal itu sebelumnya menyelesaikan satu minggu latihan angkatan laut di sekitar Taiwan.

Tidak ada pengumuman resmi tentang posisi Liaoning. Tetapi tabloid China mengutip gambar satelit yang pertama kali dilaporkan oleh outlet media AS The War Zone.

Kedatangan Liaoning yang dilaporkan di Laut Cina Selatan terjadi setelah kapal ekspedisi Angkatan Laut AS, yang digawangi oleh kapal induk USS Theodore Roosevelt dan kapal serbu amfibi USS Pulau Makin, melakukan latihan di Laut Cina Selatan sehari sebelumnya.

Dua kapal perang flat-top bergabung dengan kapal penjelajah, kapal perusak, dan kapal amfibi yang lebih kecil.

Kapal-kapal tersebut juga membawa ratusan pasukan darat Marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-15 serta helikopter pendukung dan jet tempur F-35.

"Kekuatan serangan ekspedisi ini sepenuhnya menunjukkan bahwa kami mempertahankan kekuatan tempur yang dapat dipercaya, yang mampu menanggapi segala kemungkinan, mencegah agresi, dan memberikan keamanan dan stabilitas regional dalam mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Kapten Angkatan Laut AS Stewart Bateshansky , komodor, Skuadron Amfibi 3, melansir CNN pada Selasa (13/4/2021).

Baca juga: China Dituduh Kejar Jurnalis Filipina dari Laut China Selatan

Global Times mengutip pakar militer China, Wei Dongxu, yang mengatakan bahwa latihan Angkatan Laut AS adalah sebuah provokasi.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X