[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

Kompas.com - 13/04/2021, 05:23 WIB
Gao Fu, Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) China ketika berrbicara dalam sebuah konferensi pers. Gao disorot lantaran mengakui vaksin Covid-19 yang dibuat negaranya kurang efektif. Gao kemudian menyebut pendapatnya sudah disalahartikan negara Barat. China.org.cn via Global TimesGao Fu, Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) China ketika berrbicara dalam sebuah konferensi pers. Gao disorot lantaran mengakui vaksin Covid-19 yang dibuat negaranya kurang efektif. Gao kemudian menyebut pendapatnya sudah disalahartikan negara Barat.

KOMPAS.com - Berita internasional terkait vaksin Covid-19 menjadi sorotan pembaca kanal Global Kompas.com. Sorotan utamanya adalah terkait efektivitas vaksin buatan China yang juga dipakai di dalam negeri.

Sebelumnya Pejabat Kesehatan “Negeri Panda” dikabarkan berniat mencampur vaksin karena efektivitas yang rendah. Otoritas Beijing kemudian segera mengeluarkan klarifikasi atas kabar itu. 

Masih dari China, kabar tentang anjing yang tanpa sengaja menjadi santapan serigala dilaporkan menjadi viral.

Video di Lembah Serigala Liar, dekat kota Changi, Provinsi Xinjiang tersebut memperlihatkan insiden naas yang dialami hewan campuran antara Shih Tzu dan Bichon Frise.

Simak rangkuman berita populer dari kanal Global Kompas.com edisi Senin (12/4/2021) hingga Selasa (13/4/2021) berikut ini.

Baca juga: [POPULER GLOBAL] Pangeran Philip Meninggal | Xanana Gusmao Bantu Korban Banjir di Pelosok

1. Pejabat Kesehatan China Beri Klarifikasi Setelah Sebut Vaksin Negaranya Kurang Efektif

Direktur Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) China memberikan klarifikasi setelah dia menyebut vaksin buatan negaranya kurang efektif.

Gao Fu menolak pemberitaan dari sejumlah media asing bahwa dia "mengakui" vaksin Covid-19 negaranya tidak terlalu melindungi dari virus.

Dalam wawancara eksklusif dengan Global Times, Gao menerangkan saat itu para ilmuwan di dunia mendiskusikan efikasi vaksin.

Dia lalu menawarkan cara untuk meningkatkan efektivitas. Penyesuaian prosedur vaksinasi dan inokulasi menggunakan vaksin berbeda bisa jadi pilihan.

"Rerata perlindungan vaksin di seluruh dunia kadang tinggi, kadang rendah. Cara meningkatkan kemanjuran jadi pertanyaan semua ilmuwan," papar Gao.

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X