Iran Klaim Fasilitas Nuklir Natanz "Disabotase", Pelakunya Disebut Israel

Kompas.com - 12/04/2021, 15:12 WIB
Gambar satelit fasilitas nuklir Natanz Iran yang diambil Oktober lalu. REUTERS via BBC IndonesiaGambar satelit fasilitas nuklir Natanz Iran yang diambil Oktober lalu.

TEHERAN, KOMPAS.com - Sebuah fasilitas nuklir di Iran "disabotase" sehari setelah meluncurkan peralatan pengayaan uranium baru, kata pejabat tinggi nuklir negara itu.

Ali Akbar Salehi tidak mengatakan siapa yang harus disalahkan atas "aksi teroris" itu, yang menyebabkan mati listrik di kompleks Natanz di selatan Teheran pada hari Minggu.

Media massa Israel, di sisi lain, yang mengutip sumber-sumber intelijen mengatakan serangan itu adalah hasil dari serangan siber Israel.

Baca juga: Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Pemerintah Israel sendiri belum mengomentari insiden itu secara langsung.

Tetapi dalam beberapa hari terakhir ini, Israel telah memperingatkan soal program nuklir Iran.

Insiden terbaru ibu terjadi ketika upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 - yang ditinggalkan oleh AS di bawah pemerintahan Trump pada 2018 - dilanjutkan.

Pada Sabtu, Presiden Iran Hassan Rouhani meresmikan sentrifugal baru di situs Natanz dalam sebuah upacara yang disiarkan langsung di televisi.

Sentrifugal adalah perangkat yang dibutuhkan untuk menghasilkan uranium yang diperkaya, yang dapat digunakan untuk membuat bahan bakar reaktor serta senjata nuklir.

Hal ini menunjukkan pelanggaran lain Iran atas kesepakatan 2015, yang hanya mengizinkan Iran untuk memproduksi dan menyimpan uranium yang diperkaya dalam jumlah terbatas untuk menghasilkan bahan bakar untuk pembangkit listrik komersial.

Baca juga: AS, Jepang, dan Korea Selatan Bersatu Lawan Program Nuklir Korea Utara

Apa yang dikatakan Iran?

Pada Minggu, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi, mengatakan sebuah "insiden" telah pada jaringan listrik fasilitas nuklir di pagi hari.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

Global
Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Muslim Gaza Laksanakan Shalat Idul Fitri di Tengah Ancaman Serangan Udara Israel

Global
Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Pemerintah India Minta Warganya Tak Percaya Kabar Covid-19 Disebabkan Sinyal 5G

Global
Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Video Viral Tunjukkan Massa Israel Pukuli Diduga Pria Arab hingga Babak Belur

Global
Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Selamatkan Anak Anjing Peliharaan di Kebakaran, Gadis Ini Tewas

Global
India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

India Pasang Jaring di Sungai Gangga, Tangkap Puluhan Mayat Mengambang Diduga Korban Covid-19

Global
Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Pengantin Wanita Meninggal karena Covid-19 Beberapa Jam Setelah Menikah

Global
15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

Global
Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Global
komentar
Close Ads X