Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Kompas.com - 12/04/2021, 10:33 WIB
Foto ini dirilis Kamis, 2 Juli 2020, oleh Organisasi Energi Atom Iran, menunjukkan sebuah bangunan setelah dirusak oleh api, di fasilitas pengayaan uranium Natanz sekitar 200 mil (322 kilometer) selatan ibukota Teheran, Iran. Sebuah kebakaran membakar gedung di atas fasilitas pengayaan nuklir Natanz bawah tanah Iran, meskipun para pejabat mengatakan itu tidak mempengaruhi operasi centrifuge atau menyebabkan pelepasan radiasi. AP Photo via Atomic Energy Organization of IranFoto ini dirilis Kamis, 2 Juli 2020, oleh Organisasi Energi Atom Iran, menunjukkan sebuah bangunan setelah dirusak oleh api, di fasilitas pengayaan uranium Natanz sekitar 200 mil (322 kilometer) selatan ibukota Teheran, Iran. Sebuah kebakaran membakar gedung di atas fasilitas pengayaan nuklir Natanz bawah tanah Iran, meskipun para pejabat mengatakan itu tidak mempengaruhi operasi centrifuge atau menyebabkan pelepasan radiasi.

TEHERAN, KOMPAS.com – Sebuah insiden di fasilitas nuklir milik Iran, Natanz, pada Minggu (11/4/2021) disebabkan oleh aksi "terorisme nuklir".

Hal itu disampaikan oleh Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Ali Akbar Salehi yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Baca juga: Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Oleha karena itu, Salehi mengatakan bahwa Iran berhak untuk mengambil tindakan terhadap para pelaku sebagaimana dilansir Reuters.

"Sambil mengutuk tindakan tercela ini, Iran menekankan perlunya komunitas internasional dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk menangani terorisme nuklir ini,” kata Salehi.

Sementara itu, radio publik Israel Kan mengutip sumber-sumber intelijen mengatakan bahwa agen intelijen Israel, Mossad, telah melancarkan serangan siber di situs tersebut.

Kan menambahkan, kerusakan di Natanz lebih luas daripada yang dilaporkan oleh otoritas Iran.

Baca juga: Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Sebelum Salehi melontarkan tuduhannnya, Juru Bicara AEOI Behrouz Kamalvandi mengatakan bahwa insiden di Natanz disebabkan karena adanya masalah dengan jaringan distribusi listrik.

Kamalvandi menuturkan, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan. Reuters melaporkan, Natanz terletak di sebuah gurun di provinsi Isfahan, wilayah Iran tengah.

Fasilitas tersebut merupakan inti dari program pengayaan uranium Iran dan dipantau oleh inspektur IAEA.

Di sisi lain, Israel tidak memberikan komentar resmi atas insiden di Natanz tersebut.

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Global
Guru Ini Lindungi Murid-muridnya dari Penembakan Rusia, Namun Anaknya Tewas Ditembak

Guru Ini Lindungi Murid-muridnya dari Penembakan Rusia, Namun Anaknya Tewas Ditembak

Global
Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Global
Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Internasional
Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Global
Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Global
Tayangkan Momen Saat 'Pria Arab' Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Tayangkan Momen Saat "Pria Arab" Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Global
Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Global
POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

Global
Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
komentar
Close Ads X