Kompas.com - 11/04/2021, 08:22 WIB
Foto Pangeran Philip saat masih muda dengan mengenakan seragam militer. TWITTER @RoyalFamilyFoto Pangeran Philip saat masih muda dengan mengenakan seragam militer.

Adaptasi yang signifikan

Jenazah Pangran Philip saat ini berada di kapel pribadi di Kastil Windsor. Dalam prosesi pemakamannya pada Sabtu pagi, peti mati berisi jenazah sang pangeran akan dipindahkan ke Kapel St George dengan upacara kecil.

Pemindahan peti mati sang pangeran akan dibawa dengan Land Rover yang dimodifikasi khusus, diikuti oleh Pangeran Charles dan bangsawan lainnya dengan berjalan kaki.

Peti mati tersebut akan dibungkus dengan dekorasi, dihiasi dengan karangan bunga, serta topi, dan pedang Angkatan Laut miliknya.

Pangeran dikenal memiliki karier di Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang cemerlang sebelum menikah dengan Elizabeth II.

Elemen militer dalam prosesi pemakaman Pangeran Philip akan sangat kuat karena mencerminkan kehidupan dan hubungannya dengan angkatan bersenjata.

Baca juga: Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Rute prosesi pemakaman akan dijaga oleh personel Angkatan Laut Kerajaan Inggris, Angkatan Udara Kerajaan Inggris, dan beberapa personel Angkatan Darat Kerajaan Inggris.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senjata dari halaman timur kastil akan ditembakkan selama prosesi pemakaman, bebarengan dengan dibunyikannya lonceng duka.

Lagu Kebangsaan God Save The Queen akan dimainkan saat peti mati Pangeran Philip mendekati Kapel St George.

Peti mati sang pangeran akan dibawa oleh personel Marinir Kerajaan Inggris. Mereka akan membawa peti mati itu menaiki tangga dan berhenti sejenak sebelum diterima oleh Uskup Agung Canterbury.

Baca juga: Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Masa berkabung nasional dimulai pada Jumat dan akan berlangsung hingga hari pemakaman pada Sabtu (17/4/2021).

Seorang Juru Bicara Istana Buckingham mengatakan, pandemi Covid-19 memaksa mereka beradaptasi terhadap prosesi pemakaman Duke of Edinburgh.

"Namun, kami yakin bahwa acara ini tidak mengurangi kekhidmatan perpisahan dengan Yang Mulia, menandai berakhirnya tugas dan pengabdiannya kepada bangsa dan Persemakmuran,” kata dia.

Dia menambahkan, meski memodifikasi prosesi pemakaman akibat Covid-19, prosesi tersebut masih sangat mencerminkan keinginan pribadi sang pangeran.

Baca juga: Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X