Boeing Imbau 16 Maskapai Kandangkan 737 MAX karena Listriknya Bermasalah

Kompas.com - 10/04/2021, 11:54 WIB
Foto tertanggal 18 Juni 2017 menampilkan logo Boeing di badan pesawat Boeing 787-10 Dreamliner, yang sedang diuji coba untuk dipertunjukkan di Tarmac of Le Bourget, saat malam pembukaan International Paris Air Show. AFP PHOTO/ERIC PIERMONTFoto tertanggal 18 Juni 2017 menampilkan logo Boeing di badan pesawat Boeing 787-10 Dreamliner, yang sedang diuji coba untuk dipertunjukkan di Tarmac of Le Bourget, saat malam pembukaan International Paris Air Show.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing, pada Jumat (9/4/2021), menyarankan 16 maskapai untuk mengandangkan armada 737 MAX-nya karena ada masalah di sistem kelistrikan.

Boeing berkata, masalah potensial ini memerlukan verifikasi bahwa ada cukup jalur arde untuk komponen sistem tenaga listrik.

Sistem kelistrikan harus diarde untuk menghindari kelebihan beban yang dapat menyebabkan kegagalan serius.

Baca juga: Video Detik-detik Pendaratan Darurat Boeing 737 dengan Kerusakan Bagian Ekor

Apabila di rumah kawat arde untuk mengalirkan kelebihan listrik ke tanah, di pesawat akan dialirkan ke bodi.

Boeing berhasil menerbangkan kembali 737 MAX akhir tahun lalu setelah dilarang terbang selama 20 bulan akibat dua kecelakaan fatal.

Lalu, belum lama ini mengumumkan ada pesanan 100 pesawat saat sektor maskapai mulai pulih dari pandemi virus corona.

Juru bicara Boeing menyampaikan, mereka menemukan masalah terbaru pada pesawat dalam produksi.

Baca juga: China Masih Tahan Izin Terbang Kembali Pesawat Boeing 737 Max

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X