Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/04/2021, 11:37 WIB

UDON THANI, KOMPAS.com - Seorang ibu di Thailand berhasil menang lotre 6 juta baht (Rp 2,7 miliar) berkat memasukkan angka-angka di mimpi anaknya.

Tithiya Bantaohome, ibu asal Udon Thani, Thailand, menceritakan mimpi anaknya yang berujung rezeki nomplok bagi dirinya, melansir pemberitaan World of Buzz pada Kamis (8/4/2021).

Ia bercerita, pada Maret sahabat anaknya meninggal dengan mengenakan kemeja bertuliskan nomor 1970, menurut laporan harian Thailand, Khaosod.

Baca juga: Di-PHK karena Pandemi, Guru PAUD Menang Lotere Rp 3,5 Miliar

Anak laki-laki Bantaohome mengatakan, dia bermimpi mendiang sahabatnya itu mendatanginya dengan baju yang sama lalu berbicara dengannya.

Di mimpi itu temannya bertanya, "Kenapa kamu masih hidup susah? Kenapa kamu belum kaya?"

Temannya lalu melempar satu karung beras berisi uang tunai kepadanya.

Setelah anaknya menceritakan mimpinya, Bantaohome membeli tiket lotre bernomor 472270 di Bank Kasikorn.

Baca juga: Super Beruntung, Habis Menang Lotere Rp 35 Miliar, Pria Ini Menang Lagi Rp 194 Miliar

Media Thailand Matichon mewartakan, ibu itu bilang pergi ke pasar seperti biasa, dan saat melintasi toko lotre dia pun membeli tiketnya.

Setelah pengundian di Kantor Lotre Pemerintah, Bantaohome diumumkan sebagai juara pertama pada 1 April, dan itu bukan April Mop.

Menurut media Thaiger, orang Thailand bisa sangat percaya takhayul dalam lotre.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak orang akan memakai angka yang mereka lihat dalam mimpi, atau memakai angka dari tanggal juga usia dalam membeli tiket lotre.

Beberapa orang bahkan percaya dengan nomor langka atau ajaib, seperti nomor pelat mobil, jika seorang wanita melahirkan di dalam kendaraan roda empat itu.

Baca juga: Dapat Tiket Lotere yang Salah, Pria Ini Malah Menang Rp 29,6 Miliar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buron Mafia Italia Ditangkap di Perancis, Sempat Menyamar Jadi Pembuat Piza

Buron Mafia Italia Ditangkap di Perancis, Sempat Menyamar Jadi Pembuat Piza

Global
iPhone Generasi Pertama Rilisan 2007 Berpotensi Terjual Rp 744 Juta di Lelang

iPhone Generasi Pertama Rilisan 2007 Berpotensi Terjual Rp 744 Juta di Lelang

Global
Wanita Texas Bunuh Sahabatnya yang Baru Melahirkan Lalu Culik Bayinya

Wanita Texas Bunuh Sahabatnya yang Baru Melahirkan Lalu Culik Bayinya

Global
Presiden Lula Terang-terangan Tuding Bolsonaro Persiapkan Kudeta 8 Januari

Presiden Lula Terang-terangan Tuding Bolsonaro Persiapkan Kudeta 8 Januari

Global
Usai Naik Turun Hubungan Diplomatik, Chad Buka Kedutaan Besar di Israel

Usai Naik Turun Hubungan Diplomatik, Chad Buka Kedutaan Besar di Israel

Global
Ukraina Dapat Tank Barat, Rusia Siap Kerahkan Robot Tempur

Ukraina Dapat Tank Barat, Rusia Siap Kerahkan Robot Tempur

Global
Cara Andrew Tate Dekati Perempuan lewat Media Sosial Diungkap

Cara Andrew Tate Dekati Perempuan lewat Media Sosial Diungkap

Global
Heboh Balon Mata-mata China Terbang di Langit AS, Ini Sejarah Penggunaan dan Kelebihannya

Heboh Balon Mata-mata China Terbang di Langit AS, Ini Sejarah Penggunaan dan Kelebihannya

Global
Polisi AS Tembak Mati Pria Saat Bersihkan Rumah Mendiang Neneknya

Polisi AS Tembak Mati Pria Saat Bersihkan Rumah Mendiang Neneknya

Global
Kawasan Utara Indonesia Berisiko Kian Bergejolak Usai Filipina Perluas Akses Militer AS

Kawasan Utara Indonesia Berisiko Kian Bergejolak Usai Filipina Perluas Akses Militer AS

Global
'Wajah Beruang' Tertangkap Kamera Berada di Mars, Ini Penjelasannya

"Wajah Beruang" Tertangkap Kamera Berada di Mars, Ini Penjelasannya

Global
CIA: Ambisi Xi Jinping terhadap Taiwan Tak Boleh Diremehkan, Siap Luncurkan Invasi pada 2027

CIA: Ambisi Xi Jinping terhadap Taiwan Tak Boleh Diremehkan, Siap Luncurkan Invasi pada 2027

Global
Rangkuman Hari Ke-344 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Ingatkan Keanggotaan UE, Putin Akui Terancam Tank Jerman

Rangkuman Hari Ke-344 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Ingatkan Keanggotaan UE, Putin Akui Terancam Tank Jerman

Global
Balon Mata-mata China Terlacak Terbang di Langit AS, Pentagon Pertimbangkan Tembak

Balon Mata-mata China Terlacak Terbang di Langit AS, Pentagon Pertimbangkan Tembak

Global
Terungkap, Pengebom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Kenakan Seragam Polisi

Terungkap, Pengebom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Kenakan Seragam Polisi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+