Aksi Kekerasan kepada Keturunan Asia Meningkat, WNI di AS Diminta Waspada dan Tetap Tenang

Kompas.com - 07/04/2021, 08:29 WIB

CHICAGO, KOMPAS.com - Di tengah-tengah meningkatnya aksi kekerasan terhadap warga keturunan Asia, Warga Negara Indonesia diminta terus meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang.

KJRI Chicago menjamin keamanan bagi WNI tetap menjadi prioritas nomor satu bagi pemerintah. Sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat Indonesia terus gencar juga terus dilakukan.

Hal ini disampaikan Konjen RI Chicago, Meri Binsar Simorangkir dalam Perayaan Paskah bersama masyarakat Kristiani Indonesia, di Indonesian Christian Church (ICC) di Plymouth, Michigan, 4 April 2021 dan dalam pertemuan dengan perwakilan WNI di Cleveland, Ohio, 3 April 2021.

Baca juga: 2 WNI di AS Jadi Korban Kekerasan Rasial, KJRI New York Hubungi Wali Kota Philadelphia

Konjen Meri juga menyampaikan agar masyarakat Indonesia dapat menjaga diri, serta tidak memancing tindak kekerasan. Antara lain dengan tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan, membawa uang tunai dalam jumlah besar, dan berjalan sendirian di tempat gelap.

“Tidak lupa, selalu laporkan kejadian yang dianggap membahayakan ke pihak berwajib serta KJRI. Sedapat mungkin dokumentasikan, serta ingat dengan baik kronologi dan deskripsi pelaku.” imbuh Konjen Meri melansir rilisnya.

“Ingat, nomor telepon Hotline KJRI Chicago selalu dapat dihubungi 24/7.”

Pertemuan di Cleveland dihadiri oleh Imam Masjid Cleveland, perwakilan masyarakat Kristiani, masyarakat Hindu-Bali yang ada di Ohio, serta Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias) dari universitas terkemuka yang ada di Ohio seperti Kent University, Akron University, dan Case Western University.

Baca juga: Pernah Luapkan Amarah Soal Isu Rasial dan Islamophobia, Pelaku Penembakan Colorado Disebut Punya Gangguan Mental

Masyarakat Indonesia di Midwest dalam setiap kesempatan sosialisasi menyampaikan apresiasi terhadap upaya KJRI Chicago dalam meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat Indonesia.

Dilaporkan hingga saat ini tidak terdapat laporan adanya kekerasan yang dialami oleh masyarakat Indonesia di Midwest.

Menurut WNI, imbauan dari KJRI sangat bermanfaat dalam meningkatkan awareness. Dampaknya, WNI mengetahui apa yang harus dilakukan dan kepada siapa harus melaporkan sekiranya terjadi tindak kekerasan.

Namun demikian, KJRI Chicago terus menyampaikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan. Anjuran disampaikan tidak hanya dengan turun langsung ke kantong-kantong masyarakat yang ada di Midwest, tapi juga melalui media sosial dan website KJRI Chicago.

Baca juga: Tanggapi Isu Rasial dalam Kerajaan Inggris, Begini Rencana Ratu Elizabeth II

Wilayah kerja KJRI Chicago meliputi 13 negara bagian di Midwest Amerika Serikat yakni Illinois, Indiana, Iowa, Kansas, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, North Dakota, Ohio, South Dakota dan Wisconsin.

Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah kerja KJRI Chicago adalah sebanyak 11.682 orang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Rilis
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Naira Ashraf Dibunuh di Depan Umum | Majikan Adelina Lisao Dibebaskan

[POPULER GLOBAL] Naira Ashraf Dibunuh di Depan Umum | Majikan Adelina Lisao Dibebaskan

Global
Legalkah Warga Asing Ikut Berperang Membela Ukraina?

Legalkah Warga Asing Ikut Berperang Membela Ukraina?

Global
Uniknya Hotel Bintang Nol di Swiss, Tak Ada Tembok, Beratapkan Langit

Uniknya Hotel Bintang Nol di Swiss, Tak Ada Tembok, Beratapkan Langit

Global
Tes Flamingo yang Viral: Memprediksi Kematian Seseorang 7 Tahun ke Depan

Tes Flamingo yang Viral: Memprediksi Kematian Seseorang 7 Tahun ke Depan

Global
Di Balik Runtuhnya Ekonomi Lebanon dan Sri Lanka, Salah Siapa?

Di Balik Runtuhnya Ekonomi Lebanon dan Sri Lanka, Salah Siapa?

Global
Pejabat yang Ditunjuk Rusia di Ukraina Tewas karena Ledakan

Pejabat yang Ditunjuk Rusia di Ukraina Tewas karena Ledakan

Global
Kunjungan ke Ukraina, Jokowi Disarankan Pakai Pendekatan Ekonomi

Kunjungan ke Ukraina, Jokowi Disarankan Pakai Pendekatan Ekonomi

Global
Kasus Kematian ART Indonesia di Malaysia Adelina Lisao: Majikan Dibebaskan, Picu Kontroversi

Kasus Kematian ART Indonesia di Malaysia Adelina Lisao: Majikan Dibebaskan, Picu Kontroversi

Global
Tanpa Gas Rusia, Jerman Hanya Bisa Bertahan 2,5 Bulan

Tanpa Gas Rusia, Jerman Hanya Bisa Bertahan 2,5 Bulan

Global
Profil Naira Ashraf, Wanita Mesir yang Ditikam karena Menolak Menikah

Profil Naira Ashraf, Wanita Mesir yang Ditikam karena Menolak Menikah

Global
Misteri Restoran Terapung Jumbo Hong Kong: Katanya Tenggelam, tapi...

Misteri Restoran Terapung Jumbo Hong Kong: Katanya Tenggelam, tapi...

Global
Derita Anak-anak Korban Gempa Afghanistan: Kekurangan Makanan, Tak Ada Tempat Berlindung

Derita Anak-anak Korban Gempa Afghanistan: Kekurangan Makanan, Tak Ada Tempat Berlindung

Global
Nama Tersangka Pembunuh Naira Ashraf Diungkap, Ini Pengakuannya

Nama Tersangka Pembunuh Naira Ashraf Diungkap, Ini Pengakuannya

Global
Setahun Meninggal, Jenazah John McAfee Masih di Kamar Mayat karena Kasusnya Belum Selesai

Setahun Meninggal, Jenazah John McAfee Masih di Kamar Mayat karena Kasusnya Belum Selesai

Global
Pertemuan BRICS, Bukti Rusia Masih Punya Sekutu Kuat meski Digempur Sanksi Barat

Pertemuan BRICS, Bukti Rusia Masih Punya Sekutu Kuat meski Digempur Sanksi Barat

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.