Sepanjang 3 Bulan, Israel Telah Menahan 230 Anak-anak Palestina

Kompas.com - 05/04/2021, 10:46 WIB
Seorang anak perempuan warga Palestina memanjat sisa-sisa bangunan yang hancur akibat serangan udara yang dilancarkan Israel terhadap Rafah di Jalur Gaza, Minggu (5/5/2019). Hubungan Israel dan Palestina kembali memanas dengan keduanya saling melemparkan serangan udara serta ''meruntuhkan'' negosiasi yang dimediasi Mesir selama sebulan. AFP/SAID KHATIBSeorang anak perempuan warga Palestina memanjat sisa-sisa bangunan yang hancur akibat serangan udara yang dilancarkan Israel terhadap Rafah di Jalur Gaza, Minggu (5/5/2019). Hubungan Israel dan Palestina kembali memanas dengan keduanya saling melemparkan serangan udara serta ''meruntuhkan'' negosiasi yang dimediasi Mesir selama sebulan.

RAMALLAH, KOMPAS.com – Sejak awal tahun hingga Maret, otoritas Israel telah menangkap sekitar 230 anak Palestina.

Laporan tersebut disampaikan oleh Lembaga Tahanan Palestina (PPS) pada Minggu (4/4/2021) sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Baca juga: Palestina Terima 100.000 Dosis Vaksin Covid-19 Sumbangan China

Laporan tersebut dirilis hanya sehari sebelum Hari Anak Palestina, yang dirayakan pada 5 April setiap tahunnya.

Peringatan Hari Anak Palestina biasanya diisi dengan kegiatan budaya, pendidikan, dan media yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang penderitaan anak-anak Palestina.

Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa anak-anak Palestina menderita dan tidak memiliki hak paling dasar akibat pendudukan Israel.

PPS mengatakan, anak-anak yang ditangkap oleh otoritas Israel terkonsentrasi di kota Yerusalem yang diduduki.

Baca juga: Palestina Akan Sambut Pemilu Pertama dalam 15 Tahun

"Anak-anak yang dipenjara menjadi sasaran berbagai bentuk pelecehan,” kata PPS.

“Termasuk tidak diberi makan atau minum selama berjam-jam, pelecehan verbal dan ditahan dalam kondisi yang keras," imbuh PPS.

Perlindungan untuk Anak Internasional (DCI) Cabang Palestina melaporkan, sebanyak 85 persen dari anak-anak yang ditangkap tahun lalu menjadi sasaran kekerasan fisik.

DCI sendiri merupakan sebuah gerakan global yang mempromosikan hak-hak anak.

Baca juga: Ceko Buka Kantor Diplomatik di Yerusalem, Palestina dan Liga Arab Murka

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Lagi, Jenazah Diduga Korban Covid-19 Terdampar di Sungai Gangga India

Global
Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Derita Warga Sipil Saat Bentrokan antara Israel dan Palestina Memanas

Global
Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Israel Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan di Tengah Konflik dengan Militan Gaza

Global
35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

35 Tewas dalam Serangan Udara Israel, Gaza Terancam Dilanda Perang

Global
Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Menlu Negara-negara Arab Kutuk Keras Tindakan Israel terhadap Warga Palestina

Global
Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Mesir Akhirnya Setuju Melebarkan Terusan Suez setelah Insiden Kapal Ever Given

Global
Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Sejak Senin, Milisi Jalur Gaza Tembakkan 1.000 Roket ke Israel

Global
Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Serangan Balasan, Hamas Luncurkan 130 Rudal ke Tel Aviv

Global
Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Global
Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Global
Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Global
Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Global
Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Global
Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Global
Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Global
komentar
Close Ads X