Kompas.com - 05/04/2021, 08:27 WIB
Seorang pekerja pada Sabtu (3/4/2021) berdiri di belakang gerbong kereta Taiwan yang anjlok di kota Hualien. Kecelakaan kereta Taiwan terjadi akibat gerbong anjlok setelah bertabrakan dengan kendaraan yang turun mundur tanpa pengemudi dari atas bukit. Insiden ini menewaskan setidaknya 50 orang. AP PHOTO/CHIANG YING-YINGSeorang pekerja pada Sabtu (3/4/2021) berdiri di belakang gerbong kereta Taiwan yang anjlok di kota Hualien. Kecelakaan kereta Taiwan terjadi akibat gerbong anjlok setelah bertabrakan dengan kendaraan yang turun mundur tanpa pengemudi dari atas bukit. Insiden ini menewaskan setidaknya 50 orang.

HUALIEN, KOMPAS.com - Manajer konstruksi di mana truknya menjadi penyebab kecelakaan kereta terparah di Taiwan minta maaf.

Lee Yi-hsiang menyampaikan "duka mendalamnya" dan ingin "meminta maaf dari lubuk hati terdalam".

Truk flatbed miliknya terparkir di tepi tanggul, namun tergelincir dan menghantam kereta di dekat Hualien, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Cerita Korban Selamat Kecelakaan Kereta Taiwan, Dilindungi Suami yang Tewas

Sebanyak 50 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka, dalam kecelakaan kereta terparah di Taiwan dalam 70 tahun terakhir.

Lee merupakan bagian dari tim yang menginspeksi jalur kereta di bagian timur, yang konturnya pegunungan, sekaligus operator flatbed.

Pria 49 tahun itu disebut sudah menjalani interogasi sepanjang akhir pekan, dan dibebaskan dengan jaminan.

Namun pada Minggu (4/4/2021), dia kembali ditahan karena ditakutkan kabur dan pernah punya catatan kejahatan.

Berbicara kepada awak media yang menunggu di rumahnya, Lee mengatakan dia akan bekerja sama dengan pihak berwenang.

"Saya akan mempertanggungjawabkan perbuatan saya," ujar Lee sebelum dia kemudian dibawa oleh polisi.

Baca juga: Sebelum Kecelakaan, Kereta Taiwan Tetap Melaju Kencang, Klakson Bunyi Berkali-kali

Kereta delapan gerbong itu tengah bertolak dari Taipei ke Taitung, ketika menabrak truk di terowongan Hualien.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X