Kompas.com - 02/04/2021, 09:46 WIB
Kendaraan militer Rusia yang disiapkan untuk operasi militer di wilayah Arktik, Kutub Utara, dipamerkan dalam perayaan Hari Militer di Moskwa, pada Mei 2017 lalu. AFP / NATALIA KOLESNIKOVAKendaraan militer Rusia yang disiapkan untuk operasi militer di wilayah Arktik, Kutub Utara, dipamerkan dalam perayaan Hari Militer di Moskwa, pada Mei 2017 lalu.

KIEV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuding, Rusia sudah mengerahkan pasukan ke perbatasan negaranya.

Pernyataannya muncul setelah pekan ini, pejabat AS dan Ukraina mendeteksi pergerakan tentara "Negeri Beruang Merah".

Mereka mendeteksi adanya perubahan posisi di kawasan Crimea maupun perbatasan yang dikuasai pemberontak pro-Kremlin.

Baca juga: AS dan Uni Eropa Tegaskan Crimea Milik Ukraina

"Unjuk kekuatan dalam bentuk latihan militer, dan kemungkinan provokasi di perbatasan adalah kebiasaan Rusia," jelas Zelensky.

Dia menuduh Moskwa sudah menciptakan "atmosfer mengancam", saat Kiev berharap melanjutkan gencatan senjata sejak tahun lalu.

Pekan ini, dua negara saling menyalahkan buntut meningkatnya ketegangan pasukan pemerintah dengan pemberontak di utara Ukraina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden Ukraina sejak 20 Mei 2019 itu mengungkapkan, 20 tentaranya tewas dan 57 terluka sejak awal 2021.

Korban terbaru diumumkan pada Kamis (1/4/2021), dengan kementerian menuding pelakunya adalah kelompok separatis.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyatakan, mereka tidak akan meninggalkan Kiev sendirian di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia.

Baca juga: 7 Tahun Setelah Dimulainya Agresi Militer Rusia terhadap Ukraina

Sementara Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba berujar, dia membahas ketegangan itu dengan Menlu Kanada, Marc Gameau.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Waspada Tinggi, Varian Delta Menyebar ke 5 Provinsi

China Waspada Tinggi, Varian Delta Menyebar ke 5 Provinsi

Global
AS Sita Kapal Tanker Singapura yang Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara

AS Sita Kapal Tanker Singapura yang Kirim Minyak Ilegal ke Korea Utara

Global
Pakar AS Sebut Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 di Seluruh Dunia

Pakar AS Sebut Varian Delta Penyebab Lonjakan Covid-19 di Seluruh Dunia

Global
Atlet Anggar Harus Pakai Kursi Roda Setelah Bantu Rusia Menangkan Emas Olimpiade Tokyo

Atlet Anggar Harus Pakai Kursi Roda Setelah Bantu Rusia Menangkan Emas Olimpiade Tokyo

Global
Ada Kerusakan, China Akhirnya Matikan Reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan

Ada Kerusakan, China Akhirnya Matikan Reaktor di Pembangkit Nuklir Taishan

Global
Presiden Tunisia Janji Dirinya Takkan Jadi Diktator setelah Tangkap Anggota Parlemen

Presiden Tunisia Janji Dirinya Takkan Jadi Diktator setelah Tangkap Anggota Parlemen

Global
Anime Jepang yang Paling Populer di Dunia, Apa Favoritmu?

Anime Jepang yang Paling Populer di Dunia, Apa Favoritmu?

Internasional
Surat dari Wali Kota Taoyuan Taiwan untuk Indonesia

Surat dari Wali Kota Taoyuan Taiwan untuk Indonesia

Global
Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Kebakaran Hutan Turki Hanguskan Tempat Wisata, 4.000 Turis Dievakuasi

Global
CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

CDC AS: Varian Covid-19 Delta Sama Menularnya seperti Cacar Air

Global
POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

POPULER GLOBAL: Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi | BLT Rp 1,4 Juta bagi Warga AS

Global
Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Apakah Kim Jong Un Kehilangan Berat Badan Lagi? Foto-foto Menunjukkan Demikian

Global
Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Bangladesh Dilanda Lonjakan Kasus Demam Berdarah di Tengah Krisis Covid-19

Global
Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Kontroversi Penggunaan Robot Anjing oleh Polisi Amerika, Dinilai Tidak Manusiawi

Global
Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Lari dari Taliban, Warga Afghanistan Ramai-ramai Bikin Paspor untuk Kabur ke Luar Negeri

Global
komentar
Close Ads X