Houthi Klaim Serang Arab Saudi, Kirim 4 Drone ke Riyadh

Kompas.com - 01/04/2021, 18:16 WIB
Serangan udara yang diluncurkan Houthi sebelumnya jarang sekali mencapai ibu kota Riyadh
AFP PHOTO/FRANCK FIFESerangan udara yang diluncurkan Houthi sebelumnya jarang sekali mencapai ibu kota Riyadh

RIYADH, KOMPAS.com – Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengeklaim telah menyerang sejumlah target penting di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Hal itu diungkapkan oleh seorang juru bicara pemberontak Houthi pada Kamis (1/4/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Juru bicara Houthi tersebut mengatakan, pihaknya menyerang target-target penting di Riyadh dengan empat drone.

Baca juga: Houthi Tembakkan Proyektil ke Fasilitas Migran, Puluhan Orang Tewas Terpanggang

Di sisi lain, pihak Arab Saudi belum mengonformasi adanya serangan pemberontak Hothi di Riyadh.

Pada pertengahan Maret lalu, pemberontak Houthi juga mengeklaim telah mengirim drone bersenjata ke pangkalan udara di wilayah selatan Arab Saudi.

Juru Bicara Militer Houthi Yahya Sarea mengatakan, sebanyak tiga drone telah dikirim ke sasaran militer di Bandara Abha dan pangkalan udara Raja Khalid di Khamis Mushait.

Baca juga: Pemberontak Houthi Serang Arab Saudi Lagi, Kali Ini Kirim 3 Drone Bersenjata

Sarea menambahkan, drone tersebut berhasil mengenai target sebagaimana dilansir Reuters pada 15 Maret.

Tidak ada konfirmasi langsung pihak Arab Saudi bahwa lokasi-lokasi itu telah diserang.

Houthi menggulingkan pemerintah Yaman, yang diakui secara internasional, dan menduduki sejumlah wilayah termasuk ibu kota Sanaa pada 2015.

Arab Saudi lantas mengintervensi Yaman dan melawan Houthi pada 2015.

Baca juga: Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Pada bulan lalu, Houthi menolak tawaran gencatan senjata yang diusulkan oleh Arab Saudi.

Houthi menolak gencatan senjata tersebut karena pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi tidak mau mencabut blokade udara dan laut.

Konflik di wilayah Yaman secara luas dianggap sebagai perang proksi antara Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman dan Iran yang mendukung Houthi.

PBB menyebut konflik di Yaman telah membuat warga sipil menderita dan memicu krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

Baca juga: Arab Saudi Diserbu Drone Bersenjata Houthi, 10 Berhasil Dicegat


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

Global
Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Global
Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Global
Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Global
Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Global
POPULER GLOBAL: Mandi Massal 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

POPULER GLOBAL: Mandi Massal "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

Global
Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Global
Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Global
Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Global
Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Global
Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Global
Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Global
Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India

Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India

Global
Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Global
UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

Global
komentar
Close Ads X