Pemain Sepak Bola Myanmar di Malaysia Dihukum karena Lakukan Hal Ini

Kompas.com - 30/03/2021, 15:16 WIB
Demonstran anti-kudeta menyiapkan busur dan anak panah darurat untuk menghadapi polisi di kotamady kota Thaketa Yangon, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021. APDemonstran anti-kudeta menyiapkan busur dan anak panah darurat untuk menghadapi polisi di kotamady kota Thaketa Yangon, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang pemain sepak bola Myanmar yang bermain di liga Malaysia mendapatkan hukuman larangan bermain satu laga.

Sebabnya, dia mengacungkan salam tiga jari yang merupakan gestur penentang kudeta saat turun bertanding.

Baca juga: Korban Tewas dari Kudeta Myanmar telah Lampaui 500 Orang, Para Pejabat di Dunia Marah

Hein Htet Aung, yang bermain di kasta kedua bersama Selangor FC melakukan gestur itu saat melawan PDRM FC awal Maret lalu.

Gambar dia melambaikan salam tiga jari langsung viral, di mana Hein dianggap sudah melanggar gerakan yang dianggap menyinggung.

Asosiasi sepak bola Malaysia menyatakan, periaku si pemain dianggap sudah melanggar nilai sporitivitas.

Karena itu, Hein Htet Aung dilarang bermain saat melawan Perak FC Jumat ini (2/4/2021), dan bisa menghadapi sanksi berlapis jika mengulangi perbuatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sepak bola harus di atas ras, agama, maupun politik," tegas Baljit Singh Sidhu, ketua komisi disiplin asosiasi.

Baljit menekankan dilansir AFP Selasa (30/3/2021), sepak bola tidak boleh sampai memisahkan masyarakat sehingga mereka tak boleh berpihak.

Salam tiga jari, yang terinspirasi dari film Hunger Games, saat ini menjadi simbol perlawanan di Asia.

Pertama dipopulerkan oleh demonstran Thailand tahun lalu, Myanmar menggunakannya saat kudeta militer terjadi di 1 Februari.

Kudeta itu berdampak pada demonstrasi di seluruh negara, dengan saat ini lebih dari 500 orang dibunuh junta militer.

Baca juga: Anak Ini Menangisi Temannya yang Ditembak Mati Aparat Myanmar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.