China dan Iran Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama untuk 25 Tahun

Kompas.com - 28/03/2021, 08:16 WIB
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi berbicara dalam konferensi pers di Beijing pada 26 Februari 2020.
AFP/ROMAN PILIPEYMenteri Luar Negeri China, Wang Yi berbicara dalam konferensi pers di Beijing pada 26 Februari 2020.

DUBAI, KOMPAS.com - China dan Iran menandatangani perjanjian kerja sama pada Sabtu (27/3/2021) untuk memperkuat hubungan aliansi ekonomi dan politik mereka yang telah lama terjalin.

"Hubungan antara dua negara sekarang mencapai level hubungan strategis dan China berusaha meningkatkan hubungan secara komprehensif dengan Iran," kujar Menteri Luar Negeri China Wang Yi, seperti yang dilansir dari Reuters pada Minggu (28/3/2021).

Wang Yi meyakinkan bahwa hubungan China dengan Iran tidak akan terpengaruh oleh situasi politik dunia saat ini, "tetapi akan permanen dan strategis".

Baca juga: Menolak Dibully Negara Barat Soal Uighur Xinjiang, Begini Reaksi Keras China

"Iran memutuskan secara independen hubungannya dengan negara lainnya dan tidak seperti beberapa negara yang mengubah posisi mereka dengan satu panggilan telpon," singgung Wang Yi.

Perjanjian kerja sama itu membawa Iran pada Belt and Road Initiative milik China, sebuah skema infrastruktur bernilai triliunan dolar AS yang dimaksudkan untuk membentang dari Asia Timur ke Eropa.

Mega proyek itu bertujuan untuk memperluas secara signifikan pengaruh ekonomi dan politik China, yang mana telah melahirkan kekhawatiran Amerika Serikat.

China sering berbicara menentang sanksi AS terhadap Iran. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyebut China sebagai "teman untuk masa-masa sulit".

Baca juga: Australia Tak Pakai Vaksin Covid-19 Buatan China, Ini Alasannya

Sebelum penandatanganan perjanjian kedua negara dilakukan di Teheran, Wang bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Perjanjian tersebut diharapkan mencakup investasi China di sektor-sektor seperti energi dan infrastruktur Iran.

Rouhani menyatakan apresiasi atas dukungan Beijing untuk posisi Iran pada kesepakatan nuklir 2015 dengan kekuatan dunia, di mana pihaknya setuju untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.

Baca juga: Biden Berjanji Selama Dia Menjabat, China Tak Akan Jadi Pemimpin Dunia

Halaman:

Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitas Secret Service Anak-anak Trump Usai Akhir Jabatan Rp 2 Miliar per Bulan, Ditanggung Pajak Negara

Fasilitas Secret Service Anak-anak Trump Usai Akhir Jabatan Rp 2 Miliar per Bulan, Ditanggung Pajak Negara

Global
Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Cerita Pembelot Korut Lolos dari Perbudakan dan Kelaparan, Kini Ikut Pemilu di Inggris

Global
Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Temuan Langka Lampu Minyak Lengkap dengan Sumbu Berusia 2.000 Tahun di Israel

Global
AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

AL AS Sita Ribuan Senjata Ilegal Buatan Rusia dan China di Laut Arab

Global
Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Global
Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Global
Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Global
KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

Global
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam 'Russophobia' dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam "Russophobia" dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Global
Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Global
Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Global
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Global
China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Global
komentar
Close Ads X