Kompas.com - 24/03/2021, 13:29 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan pendukungnya di markas Partai Likud di Jerusalem, Rabu pagi (24/03/2021) menyikapi hasil pemilu Knesset Israel AFP/EMMANUEL DUNANDPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan pendukungnya di markas Partai Likud di Jerusalem, Rabu pagi (24/03/2021) menyikapi hasil pemilu Knesset Israel

YERUSALEM, KOMPAS.comKrisis politik berkepanjangan yang mendera Israel kelihatannya belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Pemilihan umum (pemilu) Knesset yang digelar Selasa (23/03/2021) tidak menghasilkan pemenang yang kuat untuk membentuk pemerintahan baru Israel.

Hasil exit poll yang dirilis Channel 12 dan Channel 13 menunjukan deadlock antara blok politik Netanyahu dan blok politik anti Netanyahu.

Baca juga: Itamar Ben-Gvir, Politikus Sayap Kanan yang Bakal Masuk Parlemen Israel

Blok politik sayap kanan Netanyahu yang terdiri dari partainya Likud, Shas, United Torah Judaism, dan partai esktrem kanan Relijius Zionis diprediksi akan memenangkan 52-53 dari 120 kursi Knesset.

Sementara itu blok politik yang ingin mengakhiri cengkeraman kekuasaan Netanyahu diprediksi akan meraih 60-61 kursi Knesset.

Walau memiliki peluang besar membentuk pemerintahan mayoritas sangat tipis, partai-partai yang menentang Netanyahu ini memiliki perbedaan ideologi yang sangat tajam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diragukan apakah partai sentris seperti Yesh Atid, partai Arab, partai konservatif Harapan Baru, partai Buruh dan partai lainnya dapat bersatu membentuk koalisi pelangi.

Satu-satunya partai yang netral dan akan menjadi kingmaker penentu nasib Netanyahu adalah partai Yamina. Partai berideologi nasionalis zionis ini menyatakan akan menunggu hasil akhir sebelum memutuskan.

Jika pemimpin Yamina, Naftali Bennett memilih bekerja sama dengan Netanyahu, sangat besar kemungkinan suami Sara Netanyahu itu dapat melanjutkan kekuasannya.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Harapkan Kesuksesan Vaksinasi Covid-19 Membawanya Menang Pemilu Israel

Bennett adalah mantan Menteri Pertahanan dan sekutu politik yang berbalik arah menjadi pengkritik pedas rejim Netanyahu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UNIK GLOBAL: Temuan Berlian Terbesar Ketiga Dunia | Kisah Sukses Turunkan Berat Badan 80 Kg dalam Setahun

UNIK GLOBAL: Temuan Berlian Terbesar Ketiga Dunia | Kisah Sukses Turunkan Berat Badan 80 Kg dalam Setahun

Global
Resmi, Ebrahim Raisi Jadi Presiden Terpilih Iran

Resmi, Ebrahim Raisi Jadi Presiden Terpilih Iran

Global
Cegah Kawannya yang Mabuk Pukuli Istri, Sopir Truk Tewas Ditikam

Cegah Kawannya yang Mabuk Pukuli Istri, Sopir Truk Tewas Ditikam

Global
Dampak Covid-19 Ingatkan Indonesia Siapkan Generasi Muda Lebih Baik

Dampak Covid-19 Ingatkan Indonesia Siapkan Generasi Muda Lebih Baik

Global
Profil Ebrahim Raisi, Kandidat Unggul Presiden Iran dan Algojo Massal 1988

Profil Ebrahim Raisi, Kandidat Unggul Presiden Iran dan Algojo Massal 1988

Global
Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Internasional
Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Global
Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Internasional
Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Internasional
Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Global
Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada 'Dari Sabang sampai Merauke'

Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada "Dari Sabang sampai Merauke"

Internasional
Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Global
Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Global
Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Global
Uni Eropa Izinkan 'Perjalanan Tidak Penting' dari AS dan Negara Lain

Uni Eropa Izinkan "Perjalanan Tidak Penting" dari AS dan Negara Lain

Global
komentar
Close Ads X