Kompas.com - 22/03/2021, 11:59 WIB
Ilustrasi transgender. Ilustrasi transgender.

ISLAMABAD, KOMPAS.com – Hampir setiap hari, Rani Khan (34) mengajari para transgender belajar membaca Al-Qur’an di madrasah khusus transgender pertama di Pakistan.

Tak lain dan tak bukan, madrasah tersebut didirikan sendiri oleh Khan dengan menggunakan uang tabungannya.

Madrasah tersebut adalah tonggak penting bagi komunitas LGBTQ di Pakistan sebagaimana dilansir Reuters, Senin (22/3/2021).

Di negara tersebut, para transgender kerap dikucilkan meski tidak ada larangan resmi bagi mereka untuk menghadiri sekolah agama atau shalat di masjid.

Baca juga: Perkosa Perempuan di Depan Anak-anaknya, 2 Pria Pakistan Dihukum Mati

“Kebanyakan keluarga tidak menerima orang transgender. Mereka mengusir mereka dari rumah mereka,” kata Khan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dulu, saya juga salah satu dari mereka,” imbuh Khan.

Sambil menahan air mata, Khan ingat bagaimana dia tidak diakui oleh keluarganya ketika berusia 13 tahun hingga akhirnya terpaksa mengemis.

Ketika berusia 17 tahun, dia bergabung dengan kelompok transgender dan menjadi penari untuk pesta pernikahan dan acara lainnya.

Baca juga: Dianggap Punya Konten Tak Bermoral, TikTok Diblokir Pakistan

Suatu ketika, dia bermimpi bertemu dengan teman transgender dan sesama penari. Teman tersebut memohon padanya untuk melakukan sesuatu untuk komunitas.

Akhirnya, hati Khan terketuk untuk kembali menekuni Islam dan ingin mengajari orang-orang transgender membaca Al-Qur’an.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aung San Suu Kyi Dijatuhi Tuduhan Korupsi Keenam, Putusan Persidangan Ditunda

Aung San Suu Kyi Dijatuhi Tuduhan Korupsi Keenam, Putusan Persidangan Ditunda

Global
2 Desember 1988: Pelantikan PM Wanita Pertama Pakistan Benazir Bhutto

2 Desember 1988: Pelantikan PM Wanita Pertama Pakistan Benazir Bhutto

Global
Kelaparan, Murid Pukul Guru karena Telat Bubarkan Kelas untuk Istirahat

Kelaparan, Murid Pukul Guru karena Telat Bubarkan Kelas untuk Istirahat

Global
Polisi AS Tembak Pencuri di Kursi Roda 9 Kali hingga Tewas

Polisi AS Tembak Pencuri di Kursi Roda 9 Kali hingga Tewas

Global
Salah Amputasi Kaki Pasien Lansia, Dokter Bedah Ini Didenda Rp 43 Juta

Salah Amputasi Kaki Pasien Lansia, Dokter Bedah Ini Didenda Rp 43 Juta

Global
Linimasa Perkembangan Senjata Hipersonik Dunia

Linimasa Perkembangan Senjata Hipersonik Dunia

Global
UPDATE Penembakan di Sekolah AS, 4 Siswa Tewas

UPDATE Penembakan di Sekolah AS, 4 Siswa Tewas

Global
PM Inggris Boris Johnson Dituduh Langgar Aturan Covid-19 dengan Berpesta Saat Natal 2020

PM Inggris Boris Johnson Dituduh Langgar Aturan Covid-19 dengan Berpesta Saat Natal 2020

Global
5 Negara Terbaru yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron, dari AS hingga Korsel

5 Negara Terbaru yang Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron, dari AS hingga Korsel

Global
POPULER GLOBAL: Penembakan di Sekolah AS | Pasien Covid-19 di RS Afsel Naik 330 Persen

POPULER GLOBAL: Penembakan di Sekolah AS | Pasien Covid-19 di RS Afsel Naik 330 Persen

Global
Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Minta Parlemen Didik Taliban agar Tidak Terlihat sebagai Teroris, Politisi Malaysia Tuai Hujatan

Global
Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Mantan Perdana Menteri Lesotho Didakwa atas Pembunuhan Istrinya

Global
Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Apa Pentingnya Senjata Hipersonik?

Global
Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Naik Motor Bebek Sampai ke Paris, Video Perjalanan Pasangan Malaysia Ini Jadi Viral

Global
China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

China “Memburu” Warga Negara Taiwan Melalui Deportasi Paksa, Menurut Laporan Safeguard Defenders

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.