Kompas.com - 22/03/2021, 06:39 WIB
Eks Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) pada Minggu (28/2/2021) di Orlando, Florida. AP PHOTO/JOHN RAOUXEks Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) pada Minggu (28/2/2021) di Orlando, Florida.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Setelah diblokir dari Facebook dan Twitter, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan kembali “main” media sosial dalam waktu dekat.

Namun, media sosial yang dimaksud bukanlah Facebook atau Twitter, melainkan platform media sosial yang dibuat sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu penasihat senior Trump Jason Miller, sebagaimana dilansir Fox News, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: Jadi Klaster Covid-19, Resor Mar-a-Lago Milik Trump Ditutup Sebagian


Trump diblokir dari Twitter dan Facebook setelah pendukungnya menyerbu Gedung Capitol di ibu kota AS, Washington DC, pada 6 Januari lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum diblokir Twitter, Trump sangat aktif di platform media sosial tersebut selama masa kepresidenannya.

Miller mengatakan, Trump akan kembali ke platform media sosialnya sendiri dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan ke depan.

Baca juga: Kekayaan Trump Justru Anjlok Rp 10 Triliun Saat Jadi Presiden AS, Ini Sebabnya

"Saya pikir kita akan melihat Presiden Trump kembali ke media sosial mungkin sekitar dua atau tiga bulan ke depan, dengan platform-nya sendiri," kata Miller kepada Fox News pada Minggu.

Dia menambahkan, kembalinya Trump ke media sosial akan menjadi topik pembicaraan yang panas dan akan mengubah permainan.

“Dan semua orang akan menunggu dan menonton untuk melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh Presiden Trump,” sambung Miller dengan tetap menyebut Trump sebagai presiden.

Baca juga: Trump Beri Dukungan jika Meghan Markle Maju sebagai Presiden AS

Miller mengatakan, saat ini dia tidak dapat memberikan lebih banyak rincian mengenai platform yang dimaksud.

Namun, dia mengungkapkan bahwa Trump telah mengadakan "pertemuan tingkat tinggi" di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, dengan berbagai tim mengenai usaha tersebut.

Miller menambahkan, ada banyak perusahaan yang kini telah mendekati Trump.

"Platform baru ini akan menjadi besar," kata Miller sambil meramalkan bahwa Trump akan menarik puluhan juta orang.

Baca juga: Putin Dituding Bantu Donald Trump di Pilpres AS 2020

 


Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X