Profesor Kanada Diprotes Lalu Dipecat Usai Ancam Gagalkan Mahasiswa Tanpa Internet di Myanmar

Kompas.com - 20/03/2021, 20:27 WIB
Pengunjuk rasa memakai topeng mirip pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi, memperlihatkan salam tiga jari saat mereka berpartisipasi dalam sebuah protes terhadap kup militer di Yangon, Myanmar, Minggu (28/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/WSJ/cfo ANTARA FOTO/REUTERS/STRINGERPengunjuk rasa memakai topeng mirip pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi, memperlihatkan salam tiga jari saat mereka berpartisipasi dalam sebuah protes terhadap kup militer di Yangon, Myanmar, Minggu (28/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/WSJ/cfo

"Hampir 200 pengunjuk rasa telah ditembak (hingga) sekarang. Rezim telah memutuskan untuk menutup semua komunikasi besok," kata mahasiswa tersebut.

Ketika siswa tersebut bertanya apakah ujian akhirnya akan berbobot 60 persen dari nilai mereka, Theodorescu menjawab, "kira-kira seperti itu."

"Ok Profesor. Terima kasih. Jadi saya tidak perlu khawatir jika saya melewatkan ujian besok?” tanya siswa tersebut.

"Tentu saja harus. Lain kali Anda melewatkan sesuatu, selesai sudah," jawab Sang Profesor.

Baca juga: 231 Orang telah Tewas Dibunuh Junta Militer dalam Aksi Protes Anti-kudeta Myanmar

"Ngomong-ngomong, ucapan Anda (baik terkait dengan kelas ini maupun dengan negara asal Anda) membuat saya bertanya-tanya bagaimana Anda memahami kenyataan," tambahnya.

"Orang-orang tidak tertembak hanya karena protes, tetapi karena alasan yang jauh lebih dalam. Dan dengan memuat semuanya menumpuk pada ujian akhir - akan sulit untuk lulus kelas ini- karena kurangnya latihan, bukan hal lain."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangkapan layar dari komunikasi tersebut diunggah ke Twitter pada Kamis (17/3/2021) dan dengan cepat memicu kemarahan.

Dalam pernyataan pada Jumat (18/3/2021), Universitas York menyatakan pihaknya berkomitmen memastikan "rasa hormat, kesetaraan, keragaman dan inklusi."

Universitas juga menyinggung masalah percakapan viral baru-baru ini antara instruktur Departemen Matematika & Statistik dan seorang siswa, yang tidak mencerminkan nilai-nilai tersebut.

Mereka meyakinkan semua pihak, bahwa staf senior dari Fakultas telah melakukan kontak langsung dengan siswa tersebut pada malam setelah percakapan itu terjadi.

Halaman:

Sumber CBS News
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reporter TV Jerman Dipecat Setelah Tertangkap Kamera Warga Hanya Berpura-pura Bantu Banjir

Reporter TV Jerman Dipecat Setelah Tertangkap Kamera Warga Hanya Berpura-pura Bantu Banjir

Global
Separuh Eropa Divaksin Covid-19, Tetap Waspadai Varian Delta

Separuh Eropa Divaksin Covid-19, Tetap Waspadai Varian Delta

Global
Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Apakah Litium akan Habis?

Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Apakah Litium akan Habis?

Global
Nekat Bawa Kabur Istri Raja, Terjadilah Perang Troya

Nekat Bawa Kabur Istri Raja, Terjadilah Perang Troya

Global
Hampir Separuh Kasus Baru Covid-19 di AS Terjadi di Tiga Negara Bagian

Hampir Separuh Kasus Baru Covid-19 di AS Terjadi di Tiga Negara Bagian

Global
Peneliti Ingin Temukan Motif Kejadian Langka Simpanse Bunuh Gorila

Peneliti Ingin Temukan Motif Kejadian Langka Simpanse Bunuh Gorila

Global
Studi Terbaru: Minum Kopi Terlalu Banyak Tingkatkan Risiko Demensia

Studi Terbaru: Minum Kopi Terlalu Banyak Tingkatkan Risiko Demensia

Global
China Balas Jatuhkan Sanksi ke Pejabat dan Entitas AS

China Balas Jatuhkan Sanksi ke Pejabat dan Entitas AS

Global
Jaringan TV Korea Selatan Minta Maaf Setelah Pakai Ikon dan Keterangan Tak Pantas dalam Olimpiade Tokyo 2020

Jaringan TV Korea Selatan Minta Maaf Setelah Pakai Ikon dan Keterangan Tak Pantas dalam Olimpiade Tokyo 2020

Global
Jasad Seorang Influencer China Ditemukan Jatuh dari Crane dengan HP Masih Merekam

Jasad Seorang Influencer China Ditemukan Jatuh dari Crane dengan HP Masih Merekam

Global
Jepang dan Perancis Sepakat Amankan Indo-Pasifik yang Bebas Terbuka

Jepang dan Perancis Sepakat Amankan Indo-Pasifik yang Bebas Terbuka

Global
Kasus Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown Hanoi 15 Hari

Kasus Covid-19 Melonjak, Vietnam Lockdown Hanoi 15 Hari

Global
Atlet Judo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo Saat Harus Berhadapan dengan Israel

Atlet Judo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo Saat Harus Berhadapan dengan Israel

Global
Polemik Great Barrier Reef, Antara 'Status Bahaya' dan Pemulihan

Polemik Great Barrier Reef, Antara "Status Bahaya" dan Pemulihan

Global
Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Kontingen Italia Olimpiade Tokyo 2020 Dikarantina

Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Kontingen Italia Olimpiade Tokyo 2020 Dikarantina

Global
komentar
Close Ads X