Samia Suluhu Hassan Dipilih Jadi Presiden Wanita Pertama Tanzania Gantikan John Magufuli

Kompas.com - 18/03/2021, 22:36 WIB
Wakil Presiden Samia Hassan Suluhu (kiri) dan Presiden John Magufuli (kanan) ketika berbicara dengan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta melalui telpon genggam pada 24 Juli 2019. [Ericky Boniphace/AFP] Ericky Boniphace/AFPWakil Presiden Samia Hassan Suluhu (kiri) dan Presiden John Magufuli (kanan) ketika berbicara dengan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta melalui telpon genggam pada 24 Juli 2019. [Ericky Boniphace/AFP]

DODOMA, KOMPAS.com - Samia Suluhu Hassan adalah wanita Muslim bersuara lembut akan menjadi pemimpin wanita pertama di Tanzania, setelah kematian mendadak Presiden John Magufuli.

Hassan yang sebelumnya menjabatan sebagai wakil presiden, didorong harus menggantikan posisi Magufuli. 

Melansir AFP pada Kamis (18/3/2021), wakil presiden negara yang berusia 61 tahun itu akan menjalani sisa masa jabatan 5 tahun kedua Magufuli, yang tidak akan berakhir hingga 2025.

Seorang mantan pegawai kantor dan pekerja pembangunan, Hassan memulai karir politiknya pada 2000 di negara asalnya Zanzibar, sebuah negara kepulauan semi-otonom.

Baca juga: Kepala Kreatif Olimpiade Tokyo Ini Mundur setelah Lecehkan Pelawak Perempuan

Setelah itu, ia terpilih menjadi anggota majelis nasional di Tanzania daratan dan ditugaskan sebagai kementerian senior.

Sebagai pendukung partai yang berkuasa, dia naik pangkat sampai dipilih oleh Magufuli sebagai pasangannya dalam kampanye pemilihan presiden pertamanya pada 2015.

Partai politik Chama Cha Mapinduzi (CCM) menang dengan lancar dan Hassan membuat sejarah ketika dilantik sebagai wakil presiden wanita pertama di negara itu.

Baca juga: Perempuan Berdaya: 7 Legenda Wanita Bersejarah dalam Islam

Pasangan itu terpilih kembali Oktober lalu dalam jajak pendapat yang disengketakan, yang menurut oposisi dan pengamat independen telah dirusak oleh kecurangan.

Dia kadang-kadang mewakili Magufuli dalam perjalanan ke luar negeri, tetapi banyak orang di luar Tanzania belum pernah mendengar tentang Hassan.

Hingga dia muncul di televisi nasional mengenakan jilbab hitam untuk mengumumkan bahwa Magufuli telah meninggal pada usia 61 tahun setelah sakit singkat.

Baca juga: Perempuan Korban Kekerasan Seksual Ungkap Sekte Seks Mantan Pacar

Dalam pidatonya yang perlahan dan lembut, Hassan dengan sungguh-sungguh mengumumkan 14 hari berkabung atas kematian Magufuli.

Tutur katanya dinilai sangat kontras dengan retorika gemuruh yang disukai oleh pendahulunya.

Sementara itu terkait dengan pelantikannya sebagai wakil presiden baru, Hassan akan berkonsultasi dahulu dengan CCM.

Baca juga: Berujung Kontroversi, Afghanistan Batalkan Larangan Menyanyi bagi Perempuan di Muka Umum


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X