Kompas.com - 17/03/2021, 19:58 WIB
Tentara-tentara Israel dari skuadron tank memeriksa senjata masing-masing di sebuah area penugasan angkatan darat Israel di dekat perbatasan Israel-Jalur Gaza, Senin (19/11/2012). AFP PHOTO / JACK GUEZTentara-tentara Israel dari skuadron tank memeriksa senjata masing-masing di sebuah area penugasan angkatan darat Israel di dekat perbatasan Israel-Jalur Gaza, Senin (19/11/2012).

KOMPAS.com – Kebanyakan sejarah Israel, entah baik atau buruk, ditulis dengan darah dan senjata api.

Sejak perang meletus pada 1948 hingga sekarang, senjata api memainkan peran penting untuk kepentingan Israel.

Melansir The National Interest, berikut lima senjata api ampuh dan paling terkenal yang digunakan tentara Israel.

Baca juga: Israel Temukan Potongan Gulungan Alkitab yang Berusia 2.000 Tahun

Pistol mesin Uzi

Di tahun-tahun awal, Israel memiliki kapasitas industri yang kecil dan banyak negara menolak untuk menjual senjata kepadanya.

Mau tak mau, Israel pun terpaksa memulai industri senjatanya sendiri dari nol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Letnan Uziel Gal, seorang Israel keturunan Jerman, mematenkan pistol mesin baru yang akan digunakan untuk mempersenjatai Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan dinamakan Uzi.

Dengan bentuk yang compact dan mengusung sistem blowback sederhana, Uzi mampu menampung magasin berisi 25 hingga 30 butir peluru di pegangan pistol.

Uzi memiliki bidikan besi sederhana dengan pengokang ditempatkan dibagian atas receiver.

Uzi senjata yang murah dan mudah untuk diproduksi. Senapan mesin ringan ini memuntahkan peluru 9 mm dengan kecepatan 600 peluru per menit.

Selain di Israel, Uzi juga diadopsi oleh Jepang, Jerman, Belgia, Peru dan Brasil.

Baca juga: Studi Israel: Vaksinasi Covid-19 terhadap Wanita Hamil Dapat Lindungi Bayi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kudeta Tunisia Terburuk dalam 10 Tahun, Massa Oposisi Bentrok dengan Pendukung Presiden

Kudeta Tunisia Terburuk dalam 10 Tahun, Massa Oposisi Bentrok dengan Pendukung Presiden

Global
Alami Krisis Makanan, Geng Monyet Serbu Jalanan di Thailand

Alami Krisis Makanan, Geng Monyet Serbu Jalanan di Thailand

Global
Biden Umumkan Tarik Pasukan AS di Irak pada Akhir 2021

Biden Umumkan Tarik Pasukan AS di Irak pada Akhir 2021

Global
9 Calo ICU Covid-19 Ditangkap, Jual Rp 300 Juta per Ranjang di Peru

9 Calo ICU Covid-19 Ditangkap, Jual Rp 300 Juta per Ranjang di Peru

Global
POPULER GLOBAL: Gambaran Hidup bersama Covid-19 | Kudeta Presiden Tunisia

POPULER GLOBAL: Gambaran Hidup bersama Covid-19 | Kudeta Presiden Tunisia

Global
Dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi, China Tuduh AS Lakukan Penindasan

Dalam Pembicaraan Tingkat Tinggi, China Tuduh AS Lakukan Penindasan

Global
Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Cabut Larangan Jual Miras

Global
Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Global
Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Global
Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk 'Dine In'

Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk "Dine In"

Global
Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
komentar
Close Ads X