Houthi Tembakkan Proyektil ke Fasilitas Migran, Puluhan Orang Tewas Terpanggang

Kompas.com - 17/03/2021, 18:26 WIB
Seorang tentara berjaga-jaga ketika para pendukung Houthi menghadiri demonstrasi menentang Amerika Serikat yang memasukan Houthi sebagai organisasi teroris asing, di Sanaa, Yaman, Senin (25/1/2021). AP PHOTO/HANI MOHAMMEDSeorang tentara berjaga-jaga ketika para pendukung Houthi menghadiri demonstrasi menentang Amerika Serikat yang memasukan Houthi sebagai organisasi teroris asing, di Sanaa, Yaman, Senin (25/1/2021).

SANAA, KOMPAS.com – Pada 7 Maret, pemberontak Houthi dilaporkan menembakkan “proyektil tak dikenal” ke fasilitas penahanan migran di ibu kota Yaman, Sanaa.

Akibatnya, fasilitas penahanan imigran tersebut terbakar dan puluhan orang di dalamnya dilaporkan tewas terpanggang.

Insiden memilukan tersebut dilaporkan Human Rights Watch (HRW) sebagaimana dilansir Al Jazeera, Selasa (16/3/2021).

"Puluhan migran tewas terbakar di Yaman pada 7 Maret 2021 setelah pasukan keamanan Houthi meluncurkan proyektil tak dikenal ke pusat penahanan imigran di Sanaa, menyebabkan kebakaran," kata HRW dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Pemberontak Houthi Serang Arab Saudi Lagi, Kali Ini Kirim 3 Drone Bersenjata

HRW mengatakan, kebanyakan narapidana di fasilitas tersebut merupakan migran dan pengungsi dari Etiopia.

Proyektil tersebut ditembakkan ke fasilitas itu ketika para narapidana berkumpul untuk memprotes bahwa kondisi tempat penahanan itu telah sesak dan sempit akibat banyaknya orang.

Sejumlah saksi mengatakan, ada dua proyektil yang ditembakkan ke dalam fasilitas itu. Proyektil pertama menghasilkan banyak asap, membuat mata perih dan berair.

“(Proyektil) yang kedua, yang oleh para migran disebut bom, meledak dengan keras dan menyalakan api,” kata HRW.

Baca juga: Diserbu 10 Drone Houthi, Koalisi Arab Saudi Balas Serang Ibu Kota Yaman

Ledakan tersebut memicu kebakaran. Beberapa orang bisa kabur dan selamat, beberapa lainnya terluka, dan beberapa orang lagi tewas.

Ratusan narapidana yang berhasil selamat namun terluka sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Sanaa.

Halaman:

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X