Nekat Liburan dan Langgar Aturan Covid-19, 150 Orang Ditangkap Polisi

Kompas.com - 15/03/2021, 18:24 WIB
Turis masih berjalan di sepanjang jalan menuju pantai di Miami Beach di South Beach, Florida, AS, 19 Maret 2020.  EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA CRISTOBAL HERRERATuris masih berjalan di sepanjang jalan menuju pantai di Miami Beach di South Beach, Florida, AS, 19 Maret 2020. EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA

MIAMI BEACH, KOMPAS.com – Lebih dari 150 orang ditangkap polisi selama dua hari karena melanggar aturan pembatasan terkait Covid-19 di Amerika Serikat (AS).

Orang-orang yang ditangkap tersebut tengah merayakan liburan musim semi pada akhir pekan di Miami Beach, Florida, AS sebagaimana dilansir The Independent.

Pada Jumat (13/3/2021), petugas dari Departemen Kepolisian Miami Beach (MBPD) menangkap 120 orang dan menggunakan semprotan merica untuk membubarkan massa , Local News 10 melaporkan.

MBPD menulis di Twitter bahwa petugas terpaksa menggunakan semprotan merica untuk membubarkan massa yang tidak tertib.

Baca juga: Terungkap, Raja Zulu Goodwill Zwelithini Meninggal karena Covid-19

Pembubaran tersebut juga berujung pada insiden konfrontasi yang mengakibatkan dua polisi terluka.

“Massa akhirnya menyerang,” kata Ernesto Rodriguez dari MBPD kepada Local News 10.

Wali Kota Miami Beach Dan Gelber mengatakan kepada Local News 10 bahwa situasi tersebut merupakan situasi yang sulit.

Selain itu, banyak di antara orang-orang yang membanjiri Miami Beach tidak memakai masker.

Baca juga: Pembunuh Anak Ini dapat Vaksinasi Covid-19 Lebih Cepat dari Masyarakat Taat Hukum

“Banyak orang datang ke sini dan mereka datang ke sini dengan niat yang salah,” ujar Gelber.

“Jika Anda datang ke sini karena menurut Anda tidak ada aturan, Anda akan mengalami saat-saat yang mengerikan. Kami akan menangkap Anda," sambung Gelber.

Gelber mengatakan, para petugas sangat prihatin karena masih adanya keramaian di Miami Beach meski ada ancaman penyebaran varian baru virus corona.

Pada Sabtu (14/3/2021), polisi kembali menangkap 30 orang yang nekat ke Miami Beach meski sehari sebelumnya polisi telah menindak massa yang melanggar aturan Covid-19.

Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal Setelah 3 Jam Alami Ereksi Menyakitkan sebagai Efek Samping

Kendati demikian, massa pada Sabtu dilaporkan lebih tertib daripada massa pada Jumat yang menyebabkan dua petugas terluka.

Kedua petugas MBPD yang terluka itu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan pada Jumat. Sehari setelahnya, kondisi kedua petugas tersebut dikabarkan telah membaik.

Pada insiden Jumat, petugas MBPD juga mengamankan lima pucuk senjata api.

Tahun ini, otoritas masih melarang orang-orang untuk merayakan liburan musim semi pada akhir pekan di Florida.

Baca juga: Singapura Siap Pakai Semua Vaksin Covid-19 Termasuk Sinovac jika Aman dan Efektif

Aturan tersebut mengikuti larangan yang dikeluarkan tahun lalu ketika Covid-19 mulai merebak di AS dan dinyatakan sebagai pandemi global oleh WHO.

Biasanya, ribuan orang mendatangi Florida untuk merayakan liburan musim semi di akhir pekan sebelum Covid-19 merebak.

Sekitar 1,98 juta orang telah tertular virus corona di Florida dan lebih dari 30.000 orang telah meninggal karena Covid-19.

Baca juga: Hati-hati Konsumsi Hewan Ini Berpotensi Picu Virus Lebih Bahaya dari Covid-19

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Ini Duduki Suaminya hingga Tewas dalam Sebuah Pertengkaran

Wanita Ini Duduki Suaminya hingga Tewas dalam Sebuah Pertengkaran

Global
Imam Masjid di Kongo Ditembak Mati Usai Shalat Isya

Imam Masjid di Kongo Ditembak Mati Usai Shalat Isya

Global
Menlu AS: Israel Beri Alasan Hancurkan Gedung Kantor Associated Press dan Al Jazeera

Menlu AS: Israel Beri Alasan Hancurkan Gedung Kantor Associated Press dan Al Jazeera

Global
11 Anak di Gaza yang Dirawat untuk Atasi Trauma Tewas dalam Serangan Israel

11 Anak di Gaza yang Dirawat untuk Atasi Trauma Tewas dalam Serangan Israel

Global
Erdogan Dikecam AS gara-gara Kritik Pedas yang Dianggap 'Anti-Semit'

Erdogan Dikecam AS gara-gara Kritik Pedas yang Dianggap "Anti-Semit"

Global
Dubes RI untuk Rusia Jose Tavare Serahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Vladimir Putin

Dubes RI untuk Rusia Jose Tavare Serahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Vladimir Putin

Global
PM Israel Klaim Mereka Berhasil Membuat Hamas 'Mundur Bertahun-tahun' di Gaza

PM Israel Klaim Mereka Berhasil Membuat Hamas "Mundur Bertahun-tahun" di Gaza

Global
POPULER GLOBAL: Momen Pilot Israel saat Lihat Anak-anak Gaza | Militer AS Bicara Soal Konflik Israel-Palestina

POPULER GLOBAL: Momen Pilot Israel saat Lihat Anak-anak Gaza | Militer AS Bicara Soal Konflik Israel-Palestina

Global
5 Cerita Horor Terbaik Berusia Puluhan Tahun dari 1968 hingga 1864

5 Cerita Horor Terbaik Berusia Puluhan Tahun dari 1968 hingga 1864

Internasional
Duterte Larang Menteri Filipina Bahas Laut China Selatan di Depan Umum

Duterte Larang Menteri Filipina Bahas Laut China Selatan di Depan Umum

Global
Mesir Janji Beri Dana Bantuan Rp 7,1 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

Mesir Janji Beri Dana Bantuan Rp 7,1 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza

Global
Palestina Terkini: Dibombardir Israel, 213 Orang Tewas Termasuk 61 Anak-anak

Palestina Terkini: Dibombardir Israel, 213 Orang Tewas Termasuk 61 Anak-anak

Global
Israel-Palestina Hari Ini: Serangan Terparah di Gaza, DK PBB Rapat Darurat

Israel-Palestina Hari Ini: Serangan Terparah di Gaza, DK PBB Rapat Darurat

Global
Negara-negara Sumber Dana Hamas dari Qatar hingga Israel

Negara-negara Sumber Dana Hamas dari Qatar hingga Israel

Internasional
Mengapa Palestina Tidak Mempunyai Tentara meski Terus Diserang Israel?

Mengapa Palestina Tidak Mempunyai Tentara meski Terus Diserang Israel?

Global
komentar
Close Ads X