Kompas.com - 15/03/2021, 15:18 WIB
Gambar yang dirilis Harpo Productions menunjukkan Pangeran Harry dan Meghan Markle berbicara mengenai anak kedua mereka dalam wawancara bersama Oprah Winfrey. Oprah with Meghan and Harry: A CBS Primetime Special disiarkan pada 7 Maret di Amerika Serikat dan berdurasi dua jam. AP PHOTO/HARPO PRODUCTIONS/Joe PuglieseGambar yang dirilis Harpo Productions menunjukkan Pangeran Harry dan Meghan Markle berbicara mengenai anak kedua mereka dalam wawancara bersama Oprah Winfrey. Oprah with Meghan and Harry: A CBS Primetime Special disiarkan pada 7 Maret di Amerika Serikat dan berdurasi dua jam.

PALM BEACH, KOMPAS.com - Mantan Presiden Donald Trump disebut siap berkomentar terkait wawancara Meghan Markle ke Oprah Winfrey.

Namun menurut mantan penasihatnya Jason Miller, si eks presiden tak ingin melakukannya secara terang-terangan karena takut jadi korban cancel culture.

Pernyataan itu Miller sampaikan saat hadir dalam podcast milik Steve Bannon, mantan pejabat lain Trump, pada Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Wawancara Pangeran Harry-Meghan Markle ke Oprah Dianggap Pengkhianatan

Miller menerangkan, presiden ke-45 AS itu mengutarakan niat ingin mebuat "sedikit pemberitaan" dengan membagi reaksinya terhadap wawancara Meghan Markle.

Namun, mantan Presiden AS dari Partai Republik itu kemudian menarik diri dengan mengatakan bukan ide bagus.

"Saat saya berbicara dengan presiden pagi ini (Rabu), dia mengatakan 'Yeah, (Meghan) itu tidak baik," ujar Miller.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria yang menjadi penasihat senior untuk kampanye Trump di Pilpres AS 2020 itu berujar, sang presiden sudah lama menyuarakan pandangannya.

Namun, suami Melania itu memutuskan bungkam karena melihat nasib presenter Inggris, Piers Morgan.

Pemandu acara berusia 55 tahun itu mundur dari jabatannya di Good Morning Britain setelah mengkritik Meghan.

Baca juga: Demi Redakan Situasi, Ratu Elizabeth II Bakal Hubungi Pangeran Harry dan Meghan Markle

Morgan menyatakan, dia sama sekali tidak memercayai ucapan istri Pangeran Harry tersebut dalam wawancara yang disiarkan 7 Maret.

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketatnya Lockdown Covid-19 di Australia, Kerahkan Militer dan Helikopter Terapkan Sanksi Jutaan

Ketatnya Lockdown Covid-19 di Australia, Kerahkan Militer dan Helikopter Terapkan Sanksi Jutaan

Global
An San, Pemanah Korea Selatan di Olimpiade Tokyo, Berjuang Lawan Seksisme Negaranya Sendiri

An San, Pemanah Korea Selatan di Olimpiade Tokyo, Berjuang Lawan Seksisme Negaranya Sendiri

Global
Tanah Longsor di Colorado, Lebih dari 100 Orang Terjebak di Jalanan Berlumpur

Tanah Longsor di Colorado, Lebih dari 100 Orang Terjebak di Jalanan Berlumpur

Global
Xi Jinping Desak China Persiapkan Militer di Tengah Kekhawatiran Keamanan Afghanistan

Xi Jinping Desak China Persiapkan Militer di Tengah Kekhawatiran Keamanan Afghanistan

Global
Junta Militer Myanmar Janjikan Pemilu dalam 2 Tahun

Junta Militer Myanmar Janjikan Pemilu dalam 2 Tahun

Global
Israel yang Dulu dapat Atasi Covid-19, Kini Alami Lonjakan Kasus Lagi

Israel yang Dulu dapat Atasi Covid-19, Kini Alami Lonjakan Kasus Lagi

Global
2 Geng Monyet Tawuran di Thailand, Sebabkan Kemacetan Lalu Lintas

2 Geng Monyet Tawuran di Thailand, Sebabkan Kemacetan Lalu Lintas

Global
Lonjakan Kasus Covid-19 di Seluruh AS Jadi Perhatian Utama

Lonjakan Kasus Covid-19 di Seluruh AS Jadi Perhatian Utama

Global
Wanita Ini Kantongi Rekor Mulut Terbesar di Dunia, Lebarnya 6,5 Cm

Wanita Ini Kantongi Rekor Mulut Terbesar di Dunia, Lebarnya 6,5 Cm

Global
Tentara Afghanistan Pukul Mundur Milisi Taliban di 3 Kota Besar

Tentara Afghanistan Pukul Mundur Milisi Taliban di 3 Kota Besar

Global
Naik Lagi, India Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Tiga Minggu

Naik Lagi, India Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Tiga Minggu

Global
6 Bulan Kudeta Militer Myanmar, Ini Perkembangan yang Terjadi

6 Bulan Kudeta Militer Myanmar, Ini Perkembangan yang Terjadi

Global
Pernikahan Pasangan Ini Batal Kurang dari 24 Jam Sebelum Upacara gara-gara Kasus Covid-19

Pernikahan Pasangan Ini Batal Kurang dari 24 Jam Sebelum Upacara gara-gara Kasus Covid-19

Global
Perburuan Badak Liar di Afrika Selatan Melonjak Tajam

Perburuan Badak Liar di Afrika Selatan Melonjak Tajam

Global
Mantan Ibu Negara Haiti Curiga Pengusaha Kuat di Negaranya Terlibat Pembunuhan Presiden

Mantan Ibu Negara Haiti Curiga Pengusaha Kuat di Negaranya Terlibat Pembunuhan Presiden

Global
komentar
Close Ads X