Kompas.com - 14/03/2021, 17:14 WIB
Raja Zulu Goodwill Zwelithini (tengah) dan Pangeran Senior sekaligus mantan pemimpin Partai Kemerdekaan Inkatha (IFP) Mangosuthu Buthelezi (kanan) bergabung bersama ribuan orang untuk mengenang Perayaan Raja Shaka, di dekat kuburan Raja Shaka di Kwadukuza, sekitar 98 kilometer dari Durban, pada 24 September 2019. Raja berusia 72 tahun itu dilaporkan meninggal setelah dirawat akibat diabetes. AFP PHOTO/RAJESH JANTILALRaja Zulu Goodwill Zwelithini (tengah) dan Pangeran Senior sekaligus mantan pemimpin Partai Kemerdekaan Inkatha (IFP) Mangosuthu Buthelezi (kanan) bergabung bersama ribuan orang untuk mengenang Perayaan Raja Shaka, di dekat kuburan Raja Shaka di Kwadukuza, sekitar 98 kilometer dari Durban, pada 24 September 2019. Raja berusia 72 tahun itu dilaporkan meninggal setelah dirawat akibat diabetes.

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Raja Zulu di Afrika Selatan yang bernama Goodwill Zwelithini, meninggal pada usia 72 tahun akibat diabetes.

Semasa hidupnya ia terkenal sebagai sosok yang flamboyan, gemar membelikan barang-barang mewah untuk enam istrinya, dan menggelar festival gadis telanjang dada serta tes keperawanan.

Festival bernama Tari Reed atau Umhlanga dalam bahasa setempat itu diadakannya lagi sejak 1991.

Baca juga: Raja Zulu, yang Membuat Gadis Perawan Menari Bertelanjang Dada, Meninggal di Usia 72 Tahun

Upacara yang dihadiri ratusan gadis muda Zulu yang belum menikah itu adalah bentuk tes keperawanan.

Raja Zulu berdalih, acara tersebut untuk mengenalkan kesadaran melawan HIV/AIDS di KwaZulu-Natal, provinsi dengan salah satu tingkat infeksi HIV tertinggi di Afrika Selatan.

Melansir BBC pada Sabtu (13/3/2021), Raja Zulu percaya tes keperawanan itu akan memperlambat penyebaran penyakit di kerajaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tesnya adalah si gadis menari telanjang dada sambil membawa buluh. Jika buluh itu patah di hadapan raja, berarti dia tak perawan.

Menurut klaim raja dengan enam istri dan 28 anak itu, seorang perempuan tidak boleh melakukan hubungan seks sebelum terikat tali pernikahan.

Kemudian menurut laman zulu.org.za, disebutkan bahwa mengikuti perayaan Tari Reed adalah kebanggaan bagi para wanita di sana.

Baca juga: Misteri Machhapuchhare, Puncak Perawan Himalaya yang Tak Boleh Didaki

"Menurut tradisi Zulu, hanya para perawan yang boleh mengikuti festival ini untuk membuktikan mereka 'suci'," tulis keterangan tersebut.

Halaman:

Sumber BBC,Zulu.org
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walau Lockdown Lagi, Singapura Tetap Berencana Hidup bersama Covid-19

Walau Lockdown Lagi, Singapura Tetap Berencana Hidup bersama Covid-19

Global
Naik Wahana Ekstrem, Muka Remaja Ini Malah 'Ditabrak' Burung Camar

Naik Wahana Ekstrem, Muka Remaja Ini Malah "Ditabrak" Burung Camar

Global
Tali Bungee Jumping Tak Diikat, Wanita Ini Tewas Jatuh dari Jembatan 48 Meter

Tali Bungee Jumping Tak Diikat, Wanita Ini Tewas Jatuh dari Jembatan 48 Meter

Global
5 Jet Tempur Generasi Kelima yang Sudah Hadir di Dunia

5 Jet Tempur Generasi Kelima yang Sudah Hadir di Dunia

Internasional
Gagal Temukan Induknya, Bayi Paus Pembunuh Ini Mati

Gagal Temukan Induknya, Bayi Paus Pembunuh Ini Mati

Global
Ejek Vaksin Covid-19, Pria Ini Meninggal karena Virus Corona

Ejek Vaksin Covid-19, Pria Ini Meninggal karena Virus Corona

Global
Diminta Ayahnya Bersih-bersih Rumah, Bocah Ini Lapor Polisi

Diminta Ayahnya Bersih-bersih Rumah, Bocah Ini Lapor Polisi

Global
Budaya Kerja 996 China Diprotes Rusak Keseimbangan Hidup Pekerja

Budaya Kerja 996 China Diprotes Rusak Keseimbangan Hidup Pekerja

Global
Topan In-Fa Ancam China dalam Bencana Susulan Setelah Banjir Besar

Topan In-Fa Ancam China dalam Bencana Susulan Setelah Banjir Besar

Global
Punya Toilet Emas di Rumah Mewahnya, Polisi Rusia Ternyata “Nyambi” Jadi Mafia

Punya Toilet Emas di Rumah Mewahnya, Polisi Rusia Ternyata “Nyambi” Jadi Mafia

Global
Jeff Bezos Bukan Astronot, Otoritas Penerbangan Federal AS Perketat Aturan

Jeff Bezos Bukan Astronot, Otoritas Penerbangan Federal AS Perketat Aturan

Global
Ahli: Jarak 8 Minggu Antar-dosis Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terbaik Lawan Covid-19

Ahli: Jarak 8 Minggu Antar-dosis Vaksin Pfizer Beri Kekebalan Terbaik Lawan Covid-19

Global
Sejumlah Kota di Australia Dikepung Massa Anti-lockdown Saat Kasus Covid-19 Melonjak Lagi

Sejumlah Kota di Australia Dikepung Massa Anti-lockdown Saat Kasus Covid-19 Melonjak Lagi

Global
Perusahaan Israel Akan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Oral Pertama di Dunia

Perusahaan Israel Akan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Oral Pertama di Dunia

Global
UNIK GLOBAL: Cita-cita Ibu Jutawan Punya 105 Anak | Remaja 14 Tahun Tinggi 2,26 Meter

UNIK GLOBAL: Cita-cita Ibu Jutawan Punya 105 Anak | Remaja 14 Tahun Tinggi 2,26 Meter

Global
komentar
Close Ads X