Tahun Lalu Sempat Lockdown, Italia Bersiap Tutup Toko dan Restoran Lagi

Kompas.com - 13/03/2021, 15:48 WIB
Seorang pria memakai masker berjalan dengan anjingnya di Duomo Square, Milan, Italia. Kebijakan karantina diterapkan di seluruh Italia mulai 10 Maret sampai 3 April 2020. FLAVIO LO SCALZO/REUTERSSeorang pria memakai masker berjalan dengan anjingnya di Duomo Square, Milan, Italia. Kebijakan karantina diterapkan di seluruh Italia mulai 10 Maret sampai 3 April 2020.

ROMA, KOMPAS.com – Perdana Menteri Italia Mario Draghi memperingatkan adanya gelombang baru pandemi virus corona di negara tersebut.

Bersamaan dengan peringatan itu, sebagian besar toko, restoran, dan sekolah di Italia akan ditutup mulai Senin (15/3/2021).

Selain itu, selama tiga hari selama Paskah, 3-5 April, akan ada penutupan total sebagaimana dilansir BBC, Jumat (12/3/2021).

Setelah menerapkan lockdown nasional pada tahun lalu, kini Italia kembali berjuang menahan penyebaran virus corona di negeri tersebut.

Italia telah melaporkan lebih dari 100.000 kematian terkait Covid-19, tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris.

Baca juga: Negara-negara Eropa Ramai Tunda Vaksin AstraZeneca, Italia dan Perancis Beda Suara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, upaya vaksinasi Italia mengalami penundaan, seperti yang terjadi di tempat lain di Uni Eropa.

Pekan lalu Roma memblokir ekspor 250.000 dosis vaksin Covid-19 dari Oxford-AstraZeneca ke Australia sebagai upaya untuk mengatasi kekurangan vaksin.

Sedangkan Bulgaria, Denmark, dan Norwegia menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 dari Oxford-AstraZeneca karena khawatir menyebabkan pembekuan darah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Jumat bahwa tidak ada indikasi yang benar bahwa vaksin Oxford-AstraZeneca menyebabkan pembekuan darah.

WHO lantas menekankan bahwa negara-negara di seluruh dunia tidak boleh berhenti menggunakan vaksin virus corona.

Baca juga: Italia Blokir Ekspor 250.000 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

Bagaimana aturan terbaru di Italia?

Mulai Senin, lebih dari separuh dari seluruh sekolah, toko, dan restoran yang ada di Italia akan ditutup, termasuk dua wilayah terpadat yakni Roma dan Milan.

Para warga akan diminta untuk tinggal di rumah kecuali untuk pekerjaan, kesehatan, atau alasan penting lainnya.

Pembatasan ekstra akan berlangsung selama perayaan Paskah dan status seluruh negeri akan diubah menjadi "zona merah" alias berisiko tinggi.

"Saya sadar bahwa pembatasan ini akan berdampak pada pendidikan anak-anak Anda, ekonomi, dan kesehatan mental setiap orang," kata Draghi.

"Tapi hal ini diperlukan untuk menghindari memburuknya situasi yang membutuhkan tindakan yang lebih ketat," sambung Draghi.

Baca juga: Varian Covid-19 Berkembang Cepat di Italia, Terutama pada Anak-anak

Kasus Covid-19 telah meningkat di seluruh Italia selama enam pekan terakhir dengan catatan lebih dari 25.000 kasus dalam sehari.

Sementara itu, lembaga think tank kesehatan GIMBE memperingatkan bahwa rumah sakit dan semua unit perawatan intensif di Italia sudah kelebihan beban.

Dari seluruh wilayah di Italia, Pulau Sardinia adalah satu-satunya wilayah dengan tingkat penularan yang rendah.

Italia mencatat hampir 3,2 juta kasus terkonfirmasi Covid-19 sejak pandemi virus corona dimulai tahun lalu.

Baca juga: Kursus Bahasa Indonesia dari KBRI Roma di Italia Ramai Peserta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.